-->

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan HUT Kemerdekaan RI

Iklan HUT Kemerdekaan

ITP2I Sambut 184 Mahasiswa Baru melalui PKKMB Tahun Akademik 2026/2027

Rabu, 23 September 2026 | Rabu, September 23, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-09-22T17:21:04Z


CNEWS | Pangkalan Kerinci, 22 September 2026 — Gelora semangat generasi baru pembangunan negeri menyala di Kampus Institut Teknologi Perkebunan Pelalawan Indonesia (ITP2I), Pangkalan Kerinci, Selasa (22/9/2026). Sebanyak 184 mahasiswa baru ITP2I resmi memulai perjalanan akademiknya melalui kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Tahun Akademik 2026/2027


Mengusung tema “Transformasi Digital dan Hilirisasi: Membangun Generasi Muda Perkebunan Berkarakter, Adaptif, dan Berdaya Saing melalui Inovasi, Teknologi, dan Hilirisasi”, PKKMB ITP2I 2026 menjadi momentum bagi mahasiswa baru untuk mengenal lingkungan akademik, budaya kampus, sekaligus memperoleh pembekalan sebagai bekal menempuh pendidikan tinggi.


Kegiatan tersebut dibuka secara resmi oleh Wakil Bupati Pelalawan, H. Husni Tamrin, S.H. Kehadiran Wakil Bupati sekaligus menjadi bentuk dukungan Pemerintah Kabupaten Pelalawan terhadap pengembangan pendidikan tinggi dan sumber daya manusia di daerah.


Dalam sambutannya, H. Husni Tamrin menyampaikan pesan yang menyentuh kepada mahasiswa baru. Ia mengingatkan bahwa keberhasilan tidak semata-mata diukur dari gelar, jabatan, maupun kekayaan, tetapi juga dari kemampuan seseorang untuk memberikan manfaat dan berbakti kepada orang tua.


 “Kalau ingin berhasil, salah satunya adalah hormati orang tua. Jangan pernah merasa keberhasilan kita hanya karena kemampuan sendiri. Di belakang kita ada doa orang tua, ada keringat dan air mata yang mungkin tidak pernah kita lihat,” pesan Husni Tamrin.


Ia juga mengingatkan mahasiswa agar tidak melupakan orang tua ketika kelak meraih keberhasilan.


 “Jangan sampai ketika sudah sukses, kita justru lupa kepada orang tua. Sebelum mengejar dunia yang lebih luas, jangan lupakan orang yang pertama kali mengajarkan kita mengenal dunia.”


Menurutnya, perguruan tinggi bukan hanya tempat untuk memperoleh ijazah, tetapi juga ruang untuk membentuk karakter dan akhlak. Ilmu yang diperoleh mahasiswa diharapkan dapat memberikan manfaat bagi keluarga, masyarakat, dan daerah.


 “Ilmu itu penting, tapi ilmu tanpa akhlak akan kehilangan makna. Jadilah orang berilmu yang tetap rendah hati, hormat kepada orang tua, menghargai dosen, dan peduli kepada masyarakat.”


Sementara itu, Rektor ITP2I, Prof. Dr. Ir. H. Tengku Dahril, M.Sc., menegaskan bahwa PKKMB bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi menjadi titik awal pembentukan karakter dan pola pikir akademik mahasiswa.


“PKKMB bukan sekadar seremoni, tetapi menjadi titik awal dalam membentuk mindset akademik, integritas, serta kesiapan mahasiswa menghadapi dunia global,” tegas Prof. Dahril.


Ia menyampaikan bahwa mahasiswa ITP2I mendapatkan dukungan melalui berbagai program beasiswa dan kerja sama dengan sejumlah lembaga serta perusahaan, di antaranya *SDM-PKS, BAZNAS, KIP-Kuliah, PT EMP Bentu, PT RAPP, PT Agritasari Prima, PT Serikat Putra, dan PT Gandaerah Hendana*.


Dukungan tersebut diharapkan dapat membuka kesempatan yang lebih luas bagi mahasiswa untuk mengembangkan kompetensi dan mempersiapkan diri menjadi sumber daya manusia yang mampu berkontribusi dalam perkembangan sektor perkebunan dan industri.


Dalam kesempatan yang sama, Ketua Yayasan Amanah Pelalawan, T. Zulmizan F. Assagaff, S.E., M.Si., Ak., CA., menyampaikan apresiasi kepada Wakil Bupati Pelalawan yang telah hadir dan membersamai pelaksanaan PKKMB ITP2I.


Ia juga menekankan pentingnya dukungan Pemerintah Kabupaten Pelalawan dalam perjalanan panjang ITP2I, yang sebelumnya bernama Sekolah Tinggi Teknologi Pelalawan (ST2P) sebelum berkembang menjadi Institut Teknologi Perkebunan Pelalawan Indonesia.


“Terima kasih kepada Wakil Bupati yang telah hadir membersamai kegiatan ini. Yang paling utama adalah pembinaan selama ini, karena Yayasan Amanah Pelalawan dan ITP2I, dari ST2P menjadi ITP2I, lahir, berkembang dan besar atas keinginan Pemerintah Daerah Kabupaten Pelalawan, para pendiri Kabupaten Pelalawan, serta para pemuka Kabupaten Pelalawan,” ujar Zulmizan.


Ia berharap perjalanan pengembangan ITP2I terus berlanjut hingga mampu meningkatkan bentuk dan kapasitas kelembagaannya.


“Harapan kami, ITP2I dari institut mudah-mudahan beberapa tahun ke depan dapat menjadi universitas,” ungkapnya.


184 Mahasiswa Baru dari Tiga Program Studi


Sementara itu, Wakil Rektor I ITP2I, Salmiyati, M.Pd., Ph.D., dalam laporannya menyampaikan bahwa sebanyak 184 mahasiswa baru mengikuti PKKMB ITP2I Tahun Akademik 2026/2027.


Mahasiswa baru tersebut tersebar pada tiga program studi, yakni:


Agroteknologi: 88 mahasiswa

Teknik Industri: 51 mahasiswa

Teknologi Pasca Panen: 45 mahasiswa


Dengan tiga program studi tersebut, ITP2I terus mengembangkan pendidikan tinggi yang berorientasi pada teknologi, industri, serta sektor perkebunan. ITP2I sendiri memiliki program studi S1 Agroteknologi, S1 Teknik Industri, dan S1 Teknologi Pasca Panen.


Pelaksanaan PKKMB 2026 diharapkan menjadi langkah awal bagi 184 mahasiswa baru untuk mengenal lebih dekat kehidupan akademik, membangun jejaring, menumbuhkan karakter, serta mempersiapkan diri menghadapi tantangan dunia kerja dan perkembangan industri.


Lebih dari sekadar gerbang memasuki dunia perguruan tinggi, PKKMB ITP2I 2026 menjadi momentum untuk menanamkan semangat bahwa generasi muda perkebunan tidak hanya dituntut menguasai ilmu dan teknologi, tetapi juga memiliki karakter, integritas, kepedulian sosial, serta mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat dan pembangunan Kabupaten Pelalawan. ( syd).

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

×
Berita Terbaru Update