CNEWS. JAKARTA – Pemerintah memastikan posisi Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) untuk sementara masih belum diisi setelah Sudaryono resmi dipercaya memimpin Badan Gizi Nasional (BGN). Keputusan tersebut menegaskan bahwa Sudaryono akan fokus menjalankan tugas sebagai Kepala BGN dan tidak akan merangkap jabatan sebagai Wamentan.
Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi, menjelaskan bahwa hingga saat ini Presiden belum menetapkan pengganti Sudaryono di Kementerian Pertanian. Menurutnya, pengisian jabatan Wamentan akan dilakukan apabila dinilai diperlukan untuk memperkuat kinerja kementerian.
“Belum ada penggantinya. Nanti pada waktunya, apabila memang diperlukan untuk penguatan Wakil Menteri Pertanian, akan kami sampaikan kepada publik,” ujar Prasetyo Hadi di Istana Negara.
Prasetyo juga menegaskan bahwa Sudaryono tidak akan menjalankan dua jabatan sekaligus. Pemerintah menginginkan agar Kepala BGN dapat memberikan fokus penuh dalam menjalankan program strategis nasional, khususnya Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Penunjukan Sudaryono dinilai didasarkan pada rekam jejak dan keterlibatannya sejak awal dalam penyusunan konsep hingga implementasi Program Makan Bergizi Gratis. Selama menjabat sebagai Wakil Menteri Pertanian, ia aktif terlibat dalam pembahasan, penyusunan strategi, serta penguatan ekosistem penyediaan bahan pangan yang menjadi fondasi utama keberhasilan program tersebut.
Pemerintah menilai sinergi antara sektor pertanian dan pemenuhan gizi nasional menjadi faktor penting dalam mewujudkan ketahanan pangan sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia. Karena itu, pengalaman Sudaryono di bidang pertanian dipandang menjadi modal strategis dalam memimpin BGN.
Pelantikan Sudaryono sebagai Kepala Badan Gizi Nasional dijadwalkan berlangsung pada hari yang sama guna memastikan tidak terjadi kekosongan kepemimpinan dan agar pelaksanaan program-program BGN tetap berjalan optimal.
Apresiasi dari Praktisi Media dan Pengurus Pusat HKTI
Praktisi media yang juga Pengurus Pusat HKTI beberapa periode, Solon Sihombing, menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan Presiden kepada Sudaryono.
“Saya sangat mengapresiasi pengangkatan Sudaryono yang juga menjabat sebagai Ketua Umum HKTI sebagai Kepala Badan Gizi Nasional. Saya berharap di bawah komando beliau, BGN dapat tampil lebih baik, profesional, dan mampu memenuhi harapan Presiden serta seluruh masyarakat Indonesia. Dengan demikian, pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis benar-benar mencapai sasaran, tepat guna, dan memberikan manfaat nyata bagi peningkatan kualitas gizi masyarakat Indonesia,” ujar Solon Sihombing.
Pengangkatan Sudaryono diharapkan menjadi momentum memperkuat kolaborasi antara sektor pertanian dan pemenuhan gizi nasional. Dengan dukungan ekosistem pangan yang kuat, Program Makan Bergizi Gratis diharapkan mampu berjalan lebih efektif, akuntabel, dan memberikan dampak nyata bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat serta pembangunan sumber daya manusia Indonesia. ( tTim/Red)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar