-->

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

PHI/FHI International Expo 2026 Resmi Dibuka di Jakarta, Indonesia Perkuat Diplomasi Ekonomi dan Kolaborasi Global Sektor Pangan–Perhotelan

Selasa, 21 Juli 2026 | Selasa, Juli 21, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-07-21T09:06:13Z


CNEWS, JAKARTA – Food & Hospitality Indonesia (FHI/PHI) International Expo 2026 resmi dibuka di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Senin (21/7/2026). Memasuki edisi ke-20 sekaligus menandai lebih dari tiga dekade penyelenggaraan, pameran internasional ini kembali menjadi ajang strategis yang mempertemukan pemerintah, pelaku industri, investor, importir, distributor, serta mitra bisnis dari berbagai negara.


Mengusung tema "A Thrilling Journey of Excellence That Celebrates the New and Ignites the Future", FHI 2026 menghadirkan inovasi terbaru di sektor food & beverages, hospitality, hotel, restoran, kafe, jasa boga, hingga industri pendukung, sekaligus memperkuat posisi Indonesia sebagai pusat perdagangan dan pameran internasional di kawasan Asia.


Pembukaan pameran dihadiri sejumlah pejabat tinggi pemerintah Indonesia, di antaranya Menteri Pariwisata serta Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya, bersama para duta besar, delegasi negara sahabat, asosiasi industri, dan pelaku usaha internasional.


Salah satu perhatian utama pada pameran tahun ini adalah kehadiran Paviliun Nasional Belarus yang menampilkan berbagai produk unggulan di sektor pangan, minuman, dan pertanian sebagai bagian dari upaya memperluas kerja sama ekonomi dengan Indonesia.


Praktisi media nasional Solon Sihombing turut menghadiri pembukaan FHI 2026 atas undangan Duta Besar Belarus untuk Indonesia. Dalam rangkaian kegiatan tersebut, Solon mengikuti sejumlah forum bisnis dan melakukan pertemuan dengan delegasi Pemerintah Belarus guna membahas peluang penguatan hubungan ekonomi kedua negara.


Pertemuan tersebut turut dihadiri Deputy Minister of Agriculture of Belarus, Mr. Aleksandr Yakovchits, yang membahas peluang kerja sama di bidang perdagangan pangan, pengembangan industri makanan dan minuman, investasi, serta peningkatan akses pasar antara Indonesia dan Belarus.


Selain itu, delegasi Belarus juga melakukan pertemuan dengan berbagai pemangku kepentingan Indonesia guna mempererat hubungan bilateral, mendorong promosi produk unggulan masing-masing negara, serta membuka peluang kolaborasi di sektor pertanian, industri pengolahan pangan, logistik, dan investasi.


FHI 2026 menjadi wadah penting bagi buyers, importir, distributor, pemilik hotel, restoran, jaringan ritel, pelaku UMKM, hingga investor internasional untuk bertemu langsung dengan produsen dari berbagai negara, membangun jaringan bisnis baru, sekaligus menjajaki peluang kemitraan jangka panjang.


Penyelenggara menargetkan FHI 2026 melampaui capaian tahun sebelumnya. Berdasarkan data resmi penyelenggara, FHI 2025 diikuti 776 peserta pameran dari 35 negara/wilayah, menghadirkan enam paviliun internasional, memanfaatkan area pameran seluas lebih dari 35.000 meter persegi, serta menarik 41.368 pengunjung bisnis dari 48 negara.


Momentum tersebut diperkuat oleh prospek ekonomi Indonesia yang diperkirakan terus tumbuh dalam beberapa tahun ke depan, sehingga memberikan peluang besar bagi ekspansi industri makanan, minuman, pariwisata, dan perhotelan.


Melalui penyelenggaraan FHI International Expo 2026, Indonesia diharapkan semakin memperkokoh posisinya sebagai hub perdagangan internasional di sektor pangan dan hospitality, sekaligus memperluas kerja sama ekonomi dengan berbagai negara, termasuk Belarus, melalui diplomasi perdagangan, investasi, inovasi industri, dan promosi produk unggulan di pasar global.


Publik menilai, FHI 2026 tidak hanya menjadi ajang pameran dagang internasional, tetapi juga menjadi momentum strategis untuk memperkuat diplomasi ekonomi, meningkatkan daya saing industri nasional, serta membuka peluang investasi dan perdagangan yang lebih luas bagi Indonesia di tingkat regional maupun global. ( Tim/Red).

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

×
Berita Terbaru Update