Teror Pencurian dan Dugaan Peredaran Narkoba Hantui Warga Dolok Masihul, Publik Desak Aparat Bertindak Nyata
CNEWS | Serdang Bedagai, Sumatera Utara – Gelombang aksi pencurian yang berulang disertai dugaan maraknya penyalahgunaan narkotika di Lingkungan V, Pekan Dolok Masihul, Kecamatan Dolok Masihul, Kabupaten Serdang Bedagai, memicu keresahan serius di tengah masyarakat. Warga menilai situasi keamanan semakin memburuk dan mendesak aparat kepolisian mengambil langkah tegas untuk mengembalikan rasa aman.
Dalam beberapa bulan terakhir, berbagai kasus kehilangan dilaporkan terjadi. Bukan hanya barang elektronik seperti telepon seluler (HP) dan speaker, tabung gas LPG hingga barang berharga lainnya juga menjadi sasaran para pelaku. Pola pencurian yang berulang membuat masyarakat hidup dalam ketakutan, terutama saat malam hingga dini hari.
Salah satu peristiwa terbaru terjadi pada Minggu (12/7/2026). Rumah milik Ibu Misrahyu diduga menjadi sasaran percobaan pembobolan ketika pemilik rumah sedang menghadiri suatu acara di luar. Jendela rumah dilaporkan dicungkil menggunakan benda tajam yang diduga parang. Beruntung, tidak ada barang yang sempat dibawa pelaku. Namun akibat peristiwa tersebut, jendela rumah akhirnya dipaku permanen demi meningkatkan keamanan.
Sebelumnya, seorang penghuni rumah kos di kawasan itu juga dilaporkan kehilangan sebuah speaker. Warga menyebut kasus serupa terus berulang dengan sasaran yang berbeda-beda.
Tak hanya itu, warga juga masih mengingat kasus pencurian di rumah almarhumah Nek Inong, di mana perhiasan emas dan uang tunai puluhan juta rupiah dilaporkan raib digondol pencuri. Kasus tersebut telah dilaporkan ke Polsek Dolok Masihul, namun hingga kini pelaku disebut belum berhasil ditangkap. CNEWS belum memperoleh keterangan resmi terbaru dari kepolisian mengenai perkembangan penanganan perkara tersebut.
Menurut keterangan sejumlah warga, pelaku pencurian diduga berasal dari lingkungan sekitar. Dugaan tersebut masih sebatas informasi masyarakat dan belum terbukti secara hukum. Warga juga menduga maraknya tindak kriminal berkaitan dengan penyalahgunaan narkotika jenis sabu-sabu yang disebut-sebut beberapa kali menjadi sasaran operasi aparat kepolisian.
Selain pencurian, masyarakat mengaku resah dengan adanya aksi pelemparan rumah yang pernah terjadi di lingkungan tersebut, termasuk rumah seorang anggota Babinsa.
Kepala Lingkungan V Pekan Dolok Masihul, Paisal, mengimbau masyarakat untuk tidak takut melaporkan setiap tindak kriminal yang terjadi.
"Jika ada warga yang dirugikan atau merasa resah terhadap keamanan harta bendanya, jangan sungkan melapor kepada saya agar kita bersama-sama mencari tahu pelakunya dan berkoordinasi dengan pihak berwenang," ujar Paisal.
Masyarakat berharap Polsek Dolok Masihul bersama Polres Serdang Bedagai meningkatkan patroli, mengungkap seluruh kasus pencurian yang masih menjadi misteri, serta memperkuat pemberantasan peredaran narkotika apabila ditemukan bukti keterlibatan jaringan narkoba dalam meningkatnya angka kriminalitas.
Menurut warga, keamanan merupakan hak dasar setiap masyarakat yang wajib dijamin negara. Oleh karena itu, mereka meminta aparat penegak hukum hadir secara nyata melalui langkah preventif dan penindakan yang profesional, sehingga kepercayaan masyarakat terhadap penegakan hukum dapat terus terjaga.
Catatan Redaksi: Berita ini disusun berdasarkan keterangan narasumber dan warga setempat. Dugaan keterlibatan individu tertentu maupun dugaan hubungan dengan penyalahgunaan narkotika masih memerlukan pembuktian melalui proses penyelidikan dan penyidikan oleh aparat penegak hukum. Seluruh pihak tetap berhak atas asas praduga tak bersalah sampai adanya putusan pengadilan yang berkekuatan hukum tetap. (JKS/RY | CNEWS)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar