-->

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

LSM WGAB Papua Kutuk Keras Pembunuhan Tiga Warga Sipil di Yahukimo, Desak TNI-Polri Tangkap Pelaku Hingga Tuntas

Sabtu, 25 Juli 2026 | Sabtu, Juli 25, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-07-25T11:27:05Z


CNEWS | Papua – Ketua LSM WGAB Papua, Yerry Basri Mak, SH., MH., mengecam keras dugaan pembunuhan terhadap tiga warga sipil di Kabupaten Yahukimo yang diduga dilakukan oleh kelompok kriminal bersenjata (KKB). Ia menyebut tindakan tersebut sebagai kejahatan kemanusiaan yang tidak dapat dibenarkan dengan alasan apa pun.


Dalam keterangannya kepada CNEWS, Yerry mengatakan bahwa informasi yang diterimanya menyebut para korban diduga dituduh sebagai mata-mata TNI atau Polri. Menurutnya, apabila dugaan tersebut benar, maka tindakan menghilangkan nyawa warga sipil merupakan perbuatan yang sangat keji dan bertentangan dengan hukum serta nilai-nilai kemanusiaan.


"Kami mengutuk keras tindakan pembunuhan terhadap warga sipil. Informasi yang kami terima menyebutkan korban di antaranya merupakan pasangan suami istri. Jika benar demikian, maka perbuatan tersebut sangat keji, biadab, dan tidak memiliki pembenaran apa pun," ujar Yerry Basri Mak.


Yerry menegaskan bahwa setiap dugaan pelanggaran atau kecurigaan terhadap seseorang tidak boleh diselesaikan melalui tindakan kekerasan. Menurutnya, Indonesia adalah negara hukum sehingga setiap persoalan harus diproses melalui mekanisme hukum yang berlaku.


Ia juga mendesak aparat TNI dan Polri untuk bergerak cepat melakukan pengejaran terhadap para pelaku, mengungkap motif peristiwa tersebut, serta membawa seluruh pihak yang bertanggung jawab ke hadapan hukum.


"Saya meminta TNI dan Polri segera mengejar dan menangkap para pelaku agar mempertanggungjawabkan perbuatannya di depan hukum. Jangan sampai pelaku pembunuhan terhadap warga sipil yang tidak berdosa lolos dari proses hukum," tegasnya.


Selain penegakan hukum, Yerry mengimbau seluruh masyarakat Papua agar tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum terverifikasi dan tetap menjaga persatuan serta keamanan di tengah situasi yang berkembang.


LSM WGAB Papua berharap aparat penegak hukum dapat mengusut kasus ini secara profesional, transparan, dan tuntas sehingga keluarga korban memperoleh keadilan serta situasi keamanan di Papua dapat kembali kondusif.


Catatan Redaksi: Informasi mengenai kronologi, jumlah korban, identitas pelaku, dan motif peristiwa masih menunggu keterangan resmi dari aparat berwenang. CNEWS berpegang pada asas praduga tak bersalah dan akan memperbarui informasi apabila terdapat perkembangan resmi dari pihak terkait. ( YBM/RED)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

×
Berita Terbaru Update