CNEWS, SERDANG BEDAGAI – Bupati H.Darma Wijaya menghadiri kegiatan Jambore Cabang V Gerakan Pramuka Kabupaten Serdang Bedagai yang digelar di kawasan Pantai Cermin, Kabupaten Serdang Bedagai, Sumatera Utara. Dalam kesempatan tersebut, H.Darma Wijaya bersama Wakil Bupati Adlin Umar Yusri Tambunan mengajak generasi muda untuk terus mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.
Keduanya menegaskan bahwa peserta Pramuka saat ini merupakan calon pemimpin masa depan yang akan menentukan arah pembangunan bangsa. Karena itu, generasi muda diminta menjadikan Pancasila sebagai pedoman dalam berpikir, bersikap, berkarya, dan mengabdi kepada masyarakat.
"Jadikan Pancasila sebagai landasan dalam membangun karakter, menjaga persatuan, serta menghadapi berbagai tantangan zaman demi mewujudkan Serdang Bedagai yang maju, tangguh, dan berkelanjutan," pesan Darma Wijaya di hadapan para peserta jambore.
Namun di tengah semangat nasionalisme yang digaungkan dalam kegiatan tersebut, muncul pertanyaan kritis dari berbagai kalangan masyarakat mengenai sejauh mana nilai-nilai Pancasila telah diterjemahkan menjadi kebijakan yang benar-benar dirasakan rakyat.
Bagi sebagian pengamat, semangat Pancasila tidak cukup hanya disampaikan melalui pidato seremonial di panggung kegiatan kepemudaan. Nilai keadilan sosial, kemanusiaan, dan kesejahteraan rakyat sebagaimana terkandung dalam sila-sila Pancasila harus diwujudkan melalui pelayanan publik yang berkualitas, pembangunan yang merata, penegakan hukum yang adil, serta perlindungan terhadap kelompok masyarakat yang rentan.
Jambore Pramuka memang menjadi wadah strategis untuk membentuk karakter generasi muda, menanamkan jiwa kepemimpinan, kedisiplinan, gotong royong, dan cinta tanah air. Namun tantangan generasi saat ini jauh lebih kompleks dibanding sebelumnya. Mereka menghadapi persoalan pengangguran, kesenjangan ekonomi, krisis lingkungan, penyalahgunaan narkoba, hingga derasnya arus informasi digital yang dapat menggerus nilai kebangsaan.
Karena itu, para pemimpin daerah dituntut tidak hanya menjadi penyampai pesan moral, tetapi juga teladan dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, dan berpihak kepada kepentingan masyarakat.
Penguatan nilai Pancasila di kalangan generasi muda akan lebih efektif apabila dibarengi dengan contoh nyata dari para pemegang kekuasaan. Sebab, pendidikan karakter tidak hanya dibentuk melalui ceramah dan slogan, melainkan melalui keteladanan, integritas, dan keberanian mengambil kebijakan yang berpihak pada rakyat.
Jambore Cabang V Gerakan Pramuka Serdang Bedagai akhirnya menjadi lebih dari sekadar agenda tahunan. Kegiatan ini menjadi momentum untuk mengingatkan bahwa masa depan bangsa tidak hanya ditentukan oleh semangat generasi muda, tetapi juga oleh konsistensi para pemimpin dalam menjalankan nilai-nilai Pancasila yang di serukan.
Di tengah berbagai tantangan nasional dan global, publik kini menunggu pembuktian: berharap seruan mengamalkan Pancasila tidak berhenti sebagai slogan seremoni, tetapi benar-benar diwujudkan dalam kebijakan yang menghadirkan keadilan, kesejahteraan, dan kemajuan bagi seluruh masyarakat Serdang Bedagai.( Bambang MZ)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar