CNEWS, DELI SERDANG — Upaya percepatan pembangunan infrastruktur pengairan strategis kembali diperkuat. Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Sumatera II melalui Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Pengadaan Tanah bersama tim resmi menggelar konsultasi publik terkait rencana lanjutan pembangunan peninggian tanggul Bendungan Serdang di Aula Kantor Desa Aras Kabu, Kecamatan Beringin, Kabupaten Deli Serdang, Kamis (21/05).
Kegiatan tersebut berlangsung tertib dan kondusif dengan dihadiri berbagai pihak terkait, termasuk Badan Pertanahan Nasional (BPN) Deli Serdang, perangkat desa, tokoh masyarakat, hingga warga terdampak dari tiga desa yakni Desa Aras Kabu, Desa Tumpatan Nibung, dan Desa Penara Kebun.
Konsultasi publik ini menjadi bagian penting dalam proses pengadaan tanah untuk mendukung pembangunan peninggian tanggul Bendungan Serdang yang dinilai sangat strategis bagi sektor pertanian di kawasan tersebut. Proyek itu diharapkan mampu mengoptimalkan fungsi bendungan sehingga dapat mengairi lebih dari 4.000 hektare lahan pertanian masyarakat.
Dalam pemaparannya, PPK Pengadaan Tanah BBWS Sumatera II, Iran Surianto, menjelaskan secara rinci mengenai titik lahan yang terdampak pembebasan, tahapan administrasi, hingga mekanisme penyelesaian hak masyarakat. Ia juga menegaskan bahwa seluruh proses dilakukan secara terbuka dan mengedepankan kepentingan warga.
“Pembangunan ini diharapkan menjadi solusi jangka panjang bagi pengairan lahan pertanian masyarakat. Karena itu kami meminta seluruh warga segera melengkapi berkas administrasi agar proses pembebasan lahan tidak mengalami hambatan,” ujar Iran Surianto di hadapan peserta konsultasi.
Suasana dialog berlangsung interaktif. Sejumlah warga menyampaikan pertanyaan terkait status lahan, mekanisme ganti rugi, hingga dampak pembangunan terhadap lingkungan sekitar. Seluruh pertanyaan dijawab langsung oleh tim BBWS Sumatera II dengan penjelasan yang mudah dipahami masyarakat.
Iran Surianto juga meminta para kepala desa untuk aktif membantu pemerintah dalam melakukan pendataan serta mengingatkan masyarakat agar melengkapi dokumen kepemilikan lahan secara benar dan sesuai ketentuan.
Menurutnya, keberhasilan pembangunan peninggian tanggul Bendungan Serdang akan memberikan dampak besar terhadap peningkatan produktivitas pertanian, ketahanan pangan daerah, hingga kesejahteraan petani di Kabupaten Deli Serdang.
“Ini demi kepentingan masyarakat luas. Setelah seluruh tahapan selesai, kami berharap pembangunan peninggian tanggul Bendungan Serdang segera terealisasi dan mampu berfungsi maksimal mengairi ribuan hektare sawah masyarakat,” tegasnya.
Masyarakat yang hadir pun menyambut positif pelaksanaan konsultasi publik tersebut. Mereka berharap proyek strategis itu benar-benar terealisasi dan tidak berhenti hanya pada tahapan sosialisasi semata.
Dengan terlaksananya konsultasi publik ini, pemerintah menunjukkan komitmen untuk memastikan pembangunan infrastruktur pengairan berjalan transparan, partisipatif, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya sektor pertanian di Sumatera Utara.
(VERY CN.)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar