-->

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan Paskah

Iklan Paskah

KOMPAK DAN TERENCANA! KOMPLOTAN PEMBELI GADUNGAN GASAK SEMBAKO Rp13 JUTA DI CILODONG

Senin, 04 Mei 2026 | Senin, Mei 04, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-05-04T07:18:10Z


CNEWS, DEPOK — Aksi kriminal dengan modus licik kembali menyasar pelaku usaha ritel. Kali ini, sebuah toko grosir sembako di kawasan Ruko Mitra Niaga, Jalan Raya Abdul Gani 1, Kelurahan Jatimulya, Kecamatan Cilodong, Kota Depok, menjadi korban komplotan pembeli gadungan yang beraksi secara terorganisir, Sabtu (2/5/2026) sore.


Empat pelaku yang terdiri dari tiga pria dan satu perempuan berhijab menjalankan skenario rapi untuk mengelabui kasir. Mereka memanfaatkan celah kelengahan dalam sistem transaksi toko hingga berhasil menggondol barang dagangan senilai lebih dari Rp13 juta tanpa melakukan pembayaran.


Peristiwa bermula dari strategi “uji kepercayaan”. Salah satu pelaku datang lebih dulu dan melakukan transaksi pembelian secara normal. Barang dibayar lunas, tanpa menimbulkan kecurigaan sedikit pun. Aksi ini diduga sebagai langkah awal untuk membangun kepercayaan pihak toko.


Selang sekitar 30 menit, komplotan yang sama kembali datang dengan skema berbeda. Mereka melakukan pemesanan dalam jumlah besar, menciptakan situasi yang tampak seperti transaksi grosir biasa. Namun, di balik itu, rencana utama mulai dijalankan.


Seorang perempuan dalam kelompok tersebut berperan penting sebagai pengalih perhatian. Ia sengaja mengajak kasir berbincang cukup lama, menciptakan distraksi yang membuat fokus petugas terpecah. Di saat bersamaan, pelaku lain dengan leluasa mengangkut barang-barang sesuai nota pesanan.


Tanpa adanya verifikasi pembayaran yang tuntas, seluruh barang dipindahkan keluar toko. Para pelaku bahkan sempat memberikan kesan bahwa transaksi masih dalam proses dan pembayaran akan segera diselesaikan.


Kelalaian yang terjadi hanya dalam hitungan menit itu dimanfaatkan secara maksimal. Sekitar 10 menit setelah rombongan meninggalkan lokasi, barulah pihak toko menyadari bahwa mereka telah menjadi korban penipuan dan pencurian.


Rekaman kamera pengawas (CCTV) memperlihatkan dengan jelas sedikitnya tiga pelaku. Selain itu, kendaraan yang digunakan untuk mengangkut hasil kejahatan juga terekam, yakni sebuah mobil Toyota Avanza hitam dengan nomor polisi B 2389 KAS.


Pemilik toko, Parulian Sitanggang (45), langsung melaporkan kejadian tersebut ke pihak kepolisian. Laporan resmi telah diterima oleh Polsek Sukmajaya dengan nomor STTP/247/B/V/2026/SEK SKJ/RESTRO DPK/PMJ.


“Kerugian ditaksir mencapai Rp13 juta, sebagian besar berupa kebutuhan pokok,” ungkap Parulian.


Hingga kini, aparat kepolisian masih melakukan penyelidikan intensif untuk mengungkap identitas para pelaku dan melacak keberadaan kendaraan yang digunakan dalam aksi tersebut. Dugaan sementara, komplotan ini bukan pemain baru dan telah memiliki pola operasi yang terstruktur.


Kasus ini menjadi alarm keras bagi para pelaku usaha, khususnya di sektor ritel dan grosir, agar tidak lengah terhadap modus kejahatan yang semakin canggih. Pola pembelian berulang dalam waktu singkat, disertai distraksi terencana, menjadi celah yang kerap dimanfaatkan pelaku.


Penguatan sistem pengawasan internal, penerapan prosedur verifikasi pembayaran yang ketat, serta peningkatan kewaspadaan karyawan dinilai menjadi langkah krusial untuk mencegah kejadian serupa terulang.


Sumber: Humas MIO Indonesia DKI Jakarta
Reporter: Edo


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

×
Berita Terbaru Update