-->

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Pembakaran Lahan Picu Asap Tebal di Tol Binjai–Langsa, Kecelakaan Beruntun Tak Terhindarkan

Jumat, 06 Maret 2026 | Jumat, Maret 06, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-03-06T04:36:40Z


CNEWS, BINJAI, SUMATERA UTARA — Kecelakaan lalu lintas beruntun terjadi di ruas Jalan Tol Binjai menuju Langsa tepatnya di Km 25+400 B, Kamis (5/3/2026). Insiden tersebut dipicu oleh asap tebal yang menyelimuti badan jalan akibat pembakaran lahan di sekitar kawasan tol, sehingga jarak pandang pengendara menjadi sangat terbatas.





Peristiwa ini melibatkan tiga kendaraan sekaligus, yakni Mitsubishi Xpander, Ford Ranger, serta satu kendaraan golongan III. Meski tidak menimbulkan korban jiwa, satu penumpang dilaporkan mengalami luka ringan.


Kasat PJR Ditlantas Polda Sumatera Utara, AKBP Dhery Fajariandono, menjelaskan bahwa sumber asap berasal dari aktivitas pembakaran lahan yang dilakukan oleh seorang warga berinisial GSN di area sekitar ruas tol.




“Akibat kebakaran tersebut muncul asap tebal yang menutupi jalur main road sehingga jarak pandang pengendara menjadi sangat terbatas,” ujar Dhery.


Menurutnya, api yang awalnya membakar lahan warga kemudian membesar karena terbawa hembusan angin dan menjalar hingga ke area right of way (ROW) jalan tol. Kondisi ini menyebabkan kepulan asap semakin pekat dan menutupi jalur utama kendaraan.




Mendapat laporan tersebut, petugas kepolisian bersama pengelola tol segera melakukan penanganan darurat. Koordinasi juga dilakukan dengan petugas pemadam kebakaran untuk melakukan pemadaman.


“Kami langsung berkoordinasi dengan Damkar dan mengerahkan kendaraan water tank untuk membantu memadamkan api karena kebakaran semakin membesar,” jelasnya.




Namun sebelum kondisi sepenuhnya terkendali, asap tebal yang menyelimuti ruas tol memicu kecelakaan beruntun di lokasi tersebut. Kendaraan yang melintas tidak dapat melihat situasi jalan dengan jelas sehingga tabrakan tidak dapat dihindari.


Akibat kejadian itu, seorang penumpang berinisial SS mengalami luka ringan pada bagian kaki dan telah mendapatkan penanganan medis.




Pihak kepolisian kini tengah melakukan pendalaman terhadap peristiwa tersebut. Polisi telah memanggil warga yang diduga melakukan pembakaran lahan serta para korban kecelakaan untuk dimintai keterangan guna menentukan tanggung jawab atas insiden tersebut.


Selain itu, aparat juga mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan pembakaran lahan secara sembarangan, terlebih di kawasan yang berdekatan dengan fasilitas vital seperti jalan tol. Aktivitas tersebut tidak hanya melanggar aturan, tetapi juga berpotensi menimbulkan kecelakaan lalu lintas dan membahayakan keselamatan pengguna jalan.


Peristiwa ini kembali menjadi pengingat bahwa praktik pembakaran lahan tanpa pengawasan dapat menimbulkan dampak serius, tidak hanya terhadap lingkungan, tetapi juga terhadap keselamatan publik.( A.Hssibuan) 


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

×
Berita Terbaru Update