Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan Prabowo

Iklan Prabowo

Swadaya Warga Timbun Jalan Berlubang, Akses Permukiman dan Pondok Pesantren Terselamatkan

Sabtu, 07 Februari 2026 | Sabtu, Februari 07, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-02-07T13:31:58Z


 CNEWS — KAMPAR, RIAU. Kepedulian dan gotong royong warga kembali menjadi penopang utama ketika negara absen. Warga Dusun Empat Suka Maju RT 01/RW 02, Jalan Teman Hati, Desa Kepau Jaya, Kecamatan Siak Hulu, Kabupaten Kampar, Riau, secara swadaya menimbun jalan berlubang yang selama ini mengancam keselamatan pengguna jalan.


Aksi kolektif tersebut dilakukan pada Sabtu sore, 7 Februari 2026, melibatkan warga setempat yang secara sukarela membawa dan menghamparkan material batu pada titik-titik jalan yang rusak parah.



Jalan tersebut merupakan akses vital menuju pemukiman warga sekaligus jalur utama menuju Pondok Pesantren Tafaquh, yang setiap hari dilalui santri dan masyarakat. Kondisi jalan kian memprihatinkan karena intensitas lalu lintas truk bermuatan sawit milik warga yang menyebabkan permukaan jalan cepat berlubang dan tergenang saat hujan.


“Penimbunan ini kami lakukan agar tidak ada lagi korban jatuh akibat jalan berlubang. Ini murni inisiatif warga demi keselamatan bersama,” ujar salah satu warga kepada CNEWS.


Warga juga menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada pihak-pihak yang telah menyumbangkan material batu untuk perbaikan jalan tersebut. Menurut mereka, bantuan material sangat membantu karena selama ini perbaikan hanya bisa dilakukan secara swadaya dengan keterbatasan dana.


“Sekarang kami yang melintas sudah jauh lebih nyaman. Harapannya, ke depan jalan ini bisa dirawat bersama-sama karena ini untuk kepentingan kita semua,” ungkap warga lainnya.


Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada para pekerja dan relawan yang dengan penuh kepedulian turun langsung menimbun jalan tanpa pamrih

.

Sementara itu, Acep, selaku Ketua RT 01, menegaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk kesadaran kolektif warga dalam menjaga fasilitas umum yang belum tersentuh perbaikan maksimal dari pemerintah.


“Kami berharap semua warga bisa saling menjaga dan merawat jalan di dusun kita ini. Jalan ini urat nadi aktivitas warga dan akses pendidikan anak-anak kita,” tegas Acep.


Lebih lanjut, warga berharap adanya perhatian berkelanjutan dari para donatur maupun pihak terkait, khususnya dalam penyediaan material seperti batu sertu atau timbunan, agar perawatan jalan dapat dilakukan secara rutin.


“Akses jalan ini juga menuju pondok pesantren tempat anak-anak kita menimba ilmu agama. Kami berharap bantuan material bisa berkelanjutan demi keselamatan dan kenyamanan bersama,” pungkas warga.


Aksi swadaya ini kembali menegaskan bahwa gotong royong masih menjadi kekuatan utama masyarakat desa, namun sekaligus menjadi catatan penting bagi pemerintah daerah agar tidak menutup mata terhadap infrastruktur dasar yang menyangkut keselamatan publik.

(SYAHARUDIN)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

×
Berita Terbaru Update