Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan Prabowo

Iklan Prabowo

Perwira Aktif TNI AD Kenalkan Ilmu Bela Diri Spiritual “Albaathin Alwaliyy”, Klaim Punya Puluhan Ribu Murid di Dalam dan Luar Negeri

Rabu, 11 Februari 2026 | Rabu, Februari 11, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-02-11T02:11:56Z


CNEWS, NASIONAL BOGOR — Kapten Inf H. Tatang Taryono, perwira aktif TNI Angkatan Darat yang saat ini menjabat Danramil 01 Cibinong, Kodim 0621/Kabupaten Bogor, dikenal luas di sejumlah kalangan sebagai pengijazah ilmu laduni bela diri spiritual Albaathin Alwaliyy Indonesia.


Kapten Tatang menyatakan bahwa ilmu yang ia ajarkan merupakan ilmu laduni bela diri yang, menurut keyakinannya, memiliki keterkaitan spiritual dengan karomah Sunan Kalijaga dan bersanad kepada Nabi Khidir AS. Ia menyebut ajaran tersebut sebagai bagian dari tradisi spiritual yang, menurut kepercayaannya, “muncul di akhir zaman” untuk menghadapi fitnah dan ancaman moral umat manusia.



Pernyataan tersebut disampaikan Kapten Tatang dalam berbagai kesempatan pengijazahan ilmu sejak tahun 2004, yang ia lakukan secara terbuka dari desa ke desa dan kampung ke kampung.



Menurut Kapten Tatang, hingga kini murid ilmu Albaathin Alwaliyy telah mencapai puluhan ribu orang, berasal dari beragam latar belakang, mulai dari ulama, kiai, habaib, anggota TNI–Polri, pejabat daerah dan pusat, hingga santri serta masyarakat umum. Jaringan muridnya diklaim tersebar dari Sabang sampai Merauke, serta di sejumlah negara luar negeri seperti Malaysia, Singapura, Brunei Darussalam, Thailand, Aljazair, Bosnia, India, hingga beberapa negara di Afrika.


Nama Kapten Tatang mulai dikenal luas secara nasional sejak 2016, setelah peragaan ilmu bela diri spiritual tersebut dilakukan di Pusat Pendidikan Teritorial (Pusdikter) Cimahi, disaksikan langsung oleh Danpusdikter saat itu, Kolonel Inf Rochadi, yang kini telah berpangkat Mayjen TNI (Purn) Rochadi. Kapten Tatang menyebut bahwa Rochadi juga merupakan bagian dari keluarga besar Albaathin Alwaliyy.


Menyesuaikan perkembangan teknologi, Kapten Tatang juga mengklaim melakukan pengijazahan jarak jauh bagi murid yang berada di luar provinsi atau luar negeri, melalui video call maupun media foto, sebagai bentuk adaptasi dakwah spiritual di era digital.


Hingga kini, aktivitas Kapten Tatang tersebut dikenal luas di komunitas spiritual dan bela diri berbasis keagamaan. Namun demikian, klaim-klaim spiritual yang disampaikan merupakan keyakinan pribadi dan komunitas pengamalnya, dan berada di ranah kepercayaan, bukan penetapan institusional negara atau doktrin resmi TNI.


Sebagai perwira aktif TNI AD, Kapten Tatang tetap tercatat menjalankan tugas kedinasannya sesuai struktur komando dan ketentuan yang berlaku di lingkungan Tentara Nasional Indonesia. ( TT/Red ) 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

×
Berita Terbaru Update