CNEWS, JAKARTA— Di tengah tekanan ekonomi yang masih dirasakan masyarakat kelas bawah, mahasiswa dan pemuda yang tergabung dalam sebuah lembaga sosial kembali menunjukkan peran strategisnya. Melalui Program Segenggam Beras, mereka turun langsung ke lapangan menyalurkan bantuan pangan kepada warga yang benar-benar berada dalam kondisi rentan.
Program ini bukan sekadar aksi simbolik, melainkan bentuk intervensi sosial nyata yang menyasar kelompok masyarakat paling terdampak, di saat bantuan negara belum sepenuhnya menjangkau seluruh lapisan bawah.
Ketua lembaga sosial mahasiswa dan pemuda, M. Ikbal, menegaskan bahwa kegiatan ini lahir dari kesadaran kolektif generasi muda terhadap ketimpangan sosial yang masih menganga.
“Kami bersyukur masih diberi kesempatan untuk berbagi melalui Program Segenggam Beras kepada masyarakat yang benar-benar membutuhkan. Bantuan ini mungkin sederhana, tetapi kami berharap dapat meringankan beban hidup mereka,” ujar Ikbal.
Lebih jauh, Ikbal menekankan bahwa mahasiswa dan pemuda tidak boleh hanya menjadi penonton dalam persoalan kemiskinan dan krisis sosial. Menurutnya, generasi muda memiliki tanggung jawab moral dan sosial untuk hadir sebagai bagian dari solusi.
Ia juga menegaskan pentingnya sinergi antara gerakan sosial pemuda dan kebijakan pemerintah, khususnya dalam sektor kemanusiaan dan kesejahteraan sosial. Kolaborasi tersebut dinilai krusial agar program-program bantuan tidak berhenti pada tataran wacana, tetapi benar-benar menyentuh masyarakat akar rumput.
Program Segenggam Beras sendiri dirancang sebagai gerakan berkelanjutan, dengan mengandalkan partisipasi mahasiswa, pemuda, dan dukungan masyarakat luas. Inisiatif ini diharapkan mampu menjadi model gerakan sosial berbasis gotong royong yang dapat direplikasi di berbagai daerah di Indonesia.
Di tengah meningkatnya kebutuhan pangan dan lemahnya daya beli masyarakat, langkah mahasiswa dan pemuda ini menjadi pengingat bahwa solidaritas sosial masih hidup, dan perubahan kerap dimulai dari aksi kecil yang konsisten.
.jpg)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar