Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan Prabowo

Iklan Prabowo

Ketua Pemuda KNPI Keerom Dukung Kopdes Merah Putih, Tegaskan Harus Perkuat UMKM dan Ekonomi Rakyat

Rabu, 04 Februari 2026 | Rabu, Februari 04, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-02-04T09:14:19Z


CNEWS — KEEROM.

Ketua Pemuda KNPI Kabupaten Keerom, Yan Christian May, menyatakan dukungan penuh terhadap Program Koperasi Desa Merah Putih (Kopdes Merah Putih) sebagai instrumen strategis negara dalam memperkuat ekonomi kerakyatan berbasis desa dan kampung, khususnya di wilayah perbatasan Papua.


Namun demikian, KNPI Keerom menegaskan bahwa kehadiran Kopdes Merah Putih tidak boleh mematikan atau menggeser pelaku UMKM lokal. Sebaliknya, koperasi harus ditempatkan sebagai mitra ekonomi masyarakat yang memperkuat, bukan mendominasi, ekosistem usaha rakyat.


“Kopdes Merah Putih harus menjadi ruang kolaborasi antara masyarakat, UMKM, dan pemerintah. Jika dikelola salah arah, koperasi justru bisa menjadi hambatan baru bagi ekonomi rakyat,” tegas Yan Christian May.


Menurutnya, keberadaan Kopdes Merah Putih harus mampu menciptakan lapangan kerja nyata, meningkatkan pendapatan masyarakat lokal, serta mendorong kemandirian ekonomi desa secara berkelanjutan. Fokus utama harus diberikan kepada pemberdayaan masyarakat setempat, bukan sekadar distribusi program.


KNPI Keerom juga menyoroti pentingnya penguatan kapasitas sumber daya manusia, khususnya melalui pelatihan manajemen usaha dan penguasaan digital marketing, agar pelaku usaha desa mampu bersaing secara profesional di tengah transformasi ekonomi nasional.


Lebih jauh, Yan Christian May menilai Kopdes Merah Putih tidak cukup hanya bergerak pada sektor kebutuhan dasar seperti bahan pokok, layanan apotek, serta sarana pertanian berupa pupuk dan pakan ternak. Koperasi desa juga didorong mengembangkan sektor-sektor ekonomi strategis berbasis potensi lokal.


Di antaranya adalah usaha meubeler, distribusi BBM sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan, hingga pengelolaan tambang emas rakyat yang dilakukan secara kolektif, transparan, dan berbasis koperasi. Skema ini dinilai mampu menutup celah praktik ilegal sekaligus memastikan manfaat ekonomi kembali ke masyarakat.


“Pengelolaan sumber daya rakyat harus dilakukan secara koperatif, akuntabel, dan diawasi. Jangan sampai potensi desa justru dinikmati pihak luar,” ujarnya.


KNPI Keerom menegaskan bahwa keberhasilan Kopdes Merah Putih sangat bergantung pada tata kelola yang profesional, transparan, dan berpihak pada masyarakat, bukan pada kepentingan elite atau proyek sesaat. Jika dijalankan konsisten, Kopdes Merah Putih diyakini dapat menjadi pilar utama pembangunan ekonomi desa yang mandiri dan berkeadilan di Kabupaten Keerom dan wilayah Papua secara luas.( Ybm/Tim) 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

×
Berita Terbaru Update