Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan Prabowo

Iklan Prabowo

Kejurnas Perbati 2026: Antusiasme Memuncak, Disiplin Ofisial Jadi Sorotan di Final Ragunan

Minggu, 15 Februari 2026 | Minggu, Februari 15, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-02-15T12:36:51Z


CNEWSRAGUNAN, JAKARTA SELATAN — Babak final Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Perbati 2026 menandai puncak kebangkitan tinju nasional. Gelaran perdana yang berlangsung di Gedung PPOP Ragunan, Sabtu (14/2/2026), resmi ditutup dengan atmosfer luar biasa: lonjakan penonton mencapai lebih dari dua kali lipat dibanding dua hari sebelumnya, sorak tribun bergemuruh, dan deretan tokoh tinju nasional memadati arena.


Suasana panas di sekitar ring mencerminkan geliat baru ekosistem tinju profesional Indonesia yang tengah menanjak.


Ketua Umum Perbati, Ray Zulham, tiba sekitar pukul 16.00 WIB dan disambut langsung oleh Sonny Rambing—mantan juara Pekan Olahraga Nasional (PON) sekaligus Triple Champion yang kini melatih tim Perbati Jawa Tengah. Keduanya duduk berdampingan di kursi undangan utama, simbol kuat soliditas lintas wilayah dalam tubuh organisasi.


Turut hadir Sekjen Perbati Hengky Silatang, Andri Yansyah, serta sejumlah pengurus pusat dan daerah. Tokoh tinju Sulawesi Utara Ariyanti Baramuli dan wasit nasional Mawarni Hutagalung juga tampak memantau jalannya pertandingan dengan ketat, memastikan aspek teknis dan sportivitas berjalan sesuai regulasi.


Catatan Kritis: 

Pelanggaran Disiplin Ofisial Munculkan Tanda Tanya



Di tengah euforia publik, insiden yang menodai profesionalisme justru muncul dari area ofisial. Seorang timekeeper Perbati terekam kamera menggunakan ponsel pribadi untuk merekam laga Aldoms Suguro vs Boma Taruna saat bertugas.

Tindakan ini menyalahi kode etik ring official dan menimbulkan pertanyaan serius terkait penerapan standar disiplin di tingkat nasional.


Hingga berita ini dirilis, pihak Perbati belum mengeluarkan pernyataan resmi mengenai sanksi atau langkah penegakan disiplin terhadap pelaku.


Kepemimpinan dan Konsolidasi Organisasi



Di luar ring, Kejurnas ini juga menjadi ajang konsolidasi politik-organisasi. Momen kebersamaan Ray Zulham dengan Armin Tan—promotor internasional sekaligus Ketua Perbati Provinsi Banten—mencerminkan sinyal kuat percepatan integrasi pusat dan daerah. Fokus utamanya: memperkuat kalender kompetisi nasional, memperluas pembinaan atlet, serta menegakkan tata kelola profesional yang lebih ketat dan transparan.


Kesimpulan Redaksi



Kejurnas Perbati 2026 menegaskan dua hal penting: antusiasme publik terhadap tinju nasional kembali hidup, dan kebutuhan reformasi disiplin ofisial semakin mendesak.

Tanpa penegakan integritas di setiap level pertandingan, kredibilitas kejuaraan nasional berisiko tergerus, bahkan di saat gairah penonton sedang mencapai puncaknya.( Red)


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

×
Berita Terbaru Update