Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan Prabowo

Iklan Prabowo

Diduga Dibekingi Oknum Aparat, Puluhan Truk Cold Diesel Angkut BBM Ilegal dari Jambi Bebas Melintas di Pelalawan

Senin, 02 Februari 2026 | Senin, Februari 02, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-02-02T04:06:40Z


CNews, Pelalawan, Riau – Aktivitas pengangkutan BBM ilegal diduga jenis minyak mentah dan solar (cold diesel) dari Provinsi Jambi kembali mencuat dan menimbulkan keresahan publik. Sedikitnya 27 unit truk cold diesel, truk fuso tangki, hingga mobil box dilaporkan bebas melintas hampir setiap malam di wilayah hukum Polres Pelalawan, tanpa hambatan berarti.


Ironisnya, aktivitas ilegal tersebut diduga kuat dibekingi oknum aparat serta oknum yang mengatasnamakan media, sehingga truk-truk pengangkut BBM ilegal itu seolah kebal hukum.


Seorang warga Pelalawan yang meminta identitasnya dirahasiakan mengungkapkan, truk-truk tersebut kerap melintas di Jalan Lintas Timur Pelalawan menuju Pekanbaru, dengan ciri khas tertutup terpal rapat, seolah menghindari pengawasan.


“Hampir setiap hari dan malam truk-truk itu lewat. Cold diesel, fuso tangki, bahkan mobil box. Aman-aman saja, tidak pernah disentuh. Kabarnya milik oknum aparat yang berdinas di Pekanbaru,” ujar warga kepada media.


Diduga Milik Oknum Aparat, Tujuan Pekanbaru dan Dumai


Menurut informasi yang dihimpun, BBM ilegal tersebut dipasok dari Jambi tanpa mengantongi izin resmi, kemudian didistribusikan ke Pekanbaru dan Dumai, dua wilayah strategis yang dikenal sebagai pusat industri dan migas di Riau.


Fakta bahwa puluhan unit truk dapat melintas secara rutin tanpa penindakan memunculkan dugaan kuat adanya perlindungan sistematis, baik di tingkat lapangan maupun struktural.


“Kalau tidak ada backing kuat, mustahil bisa lolos setiap malam. Ini bukan satu dua truk, tapi puluhan unit,” tegas sumber lainnya.


Penegakan Hukum Dipertanyakan


Hingga berita ini diterbitkan, belum terlihat langkah tegas dari aparat penegak hukum setempat, meskipun praktik pengangkutan BBM ilegal ini disebut telah berlangsung cukup lama dan diketahui publik.


Situasi ini menimbulkan pertanyaan serius terkait fungsi pengawasan, integritas penegak hukum, serta komitmen pemberantasan mafia migas di daerah.


Bareskrim Polri Diminta Turun Tangan


Masyarakat mendesak Bareskrim Polri untuk turun langsung dan mengambil alih penanganan perkara, termasuk mengusut dugaan keterlibatan oknum aparat dan pihak-pihak yang membekingi praktik ilegal tersebut.


“Kalau dibiarkan, ini bukan sekadar kejahatan migas, tapi sudah masuk kejahatan terorganisir yang merusak wibawa hukum negara,” ujar seorang tokoh masyarakat Pelalawan.


Publik menilai, pembiaran terhadap kejahatan BBM ilegal bukan hanya merugikan negara dari sisi pendapatan, tetapi juga mencederai rasa keadilan dan kepercayaan masyarakat terhadap institusi penegak hukum.


Media ini akan terus menelusuri dan mengungkap jaringan di balik maraknya truk cold diesel pengangkut BBM ilegal di Riau. (Tim/Syd)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

×
Berita Terbaru Update