-->

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan HUT Kemerdekaan RI

Iklan HUT Kemerdekaan

POLRES DUMAI GEREBEK DUA LOKASI DIDUGA RAWAN NARKOBA, LIMA ORANG POSITIF EKSTASI DIAMANKAN

Jumat, 23 Oktober 2026 | Jumat, Oktober 23, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-10-23T08:02:17Z


CNEWS | DUMAI, RIAU — Komitmen pemberantasan penyalahgunaan narkotika kembali ditunjukkan Polres Dumai melalui razia di dua lokasi yang menjadi sasaran pengawasan petugas. Dalam operasi yang dilaksanakan pada Kamis (22/10/2026) sekitar pukul 05.00 WIB, sebanyak lima orang dinyatakan positif menggunakan narkotika berdasarkan hasil pemeriksaan urine.


Razia tersebut dipimpin Kabag Ops Polres Dumai, KOMPOL Abdul Rahman, dengan melibatkan sekitar 40 personel gabungan dari Satresnarkoba, Tim Raga Polres Dumai, Sat Samapta, Sat Intelkam, Dokkes, Provost, serta lima personel Satpol PP Kota Dumai.


Dua lokasi yang menjadi sasaran kegiatan yakni Salon Dian di Jalan Soekarno Hatta dan Kosan Aseng Multi Top di Jalan Soederejo, Kota Dumai. Petugas melakukan patroli, pemeriksaan, serta penyelidikan terkait dugaan penyalahgunaan narkotika.


18 Orang Diperiksa, Lima Hasil Tes Urine Positif


Berdasarkan laporan kegiatan, petugas melakukan pemeriksaan urine terhadap 18 orang di kedua lokasi tersebut. Hasil pemeriksaan menunjukkan lima orang memperoleh hasil positif narkotika yang disebut sebagai pil ekstasi.


Rinciannya, di Salon Dian, dari delapan orang yang menjalani pemeriksaan, empat orang dinyatakan positif. Sementara itu, di Kosan Aseng Multi Top, satu dari sepuluh orang yang diperiksa dinyatakan positif.


Kelima orang tersebut selanjutnya dibawa ke Polres Dumai untuk menjalani proses lebih lanjut. Dalam laporan kegiatan, rehabilitasi disebut sebagai tindak lanjut yang direncanakan terhadap mereka.


Namun, hasil tes urine positif tidak serta-merta membuktikan seseorang terlibat dalam peredaran narkotika. Penanganan setiap orang tetap harus didasarkan pada hasil pemeriksaan lanjutan, asesmen yang berwenang, serta ketentuan hukum yang berlaku.


Penindakan Harus Menyentuh Jaringan Pemasok


Razia ini menjadi bagian dari upaya kepolisian menekan penyalahgunaan narkotika dan meningkatkan pengawasan di wilayah Kota Dumai. Meski demikian, efektivitas pemberantasan narkoba tidak cukup hanya diukur dari jumlah orang yang diamankan atau hasil pemeriksaan urine.


Publik juga membutuhkan langkah penegakan hukum yang mampu mengungkap asal-usul narkotika, jalur distribusi, pemasok, hingga dugaan jaringan bandar yang memasok barang terlarang tersebut.


Apabila hasil penyelidikan menemukan indikasi tindak pidana peredaran narkotika, aparat diharapkan menindaklanjutinya secara profesional, transparan, dan sesuai prosedur hukum. Langkah ini penting agar pemberantasan narkoba tidak berhenti pada pengguna, sementara mata rantai pemasok dan pengedar belum terungkap.


Di sisi lain, pendekatan rehabilitasi bagi pengguna yang memenuhi persyaratan perlu dilakukan secara tepat melalui asesmen dan mekanisme yang berlaku. Penanganan yang proporsional diharapkan dapat membantu pemulihan pengguna sekaligus memperkuat upaya memutus permintaan terhadap narkotika.


Masyarakat Diminta Aktif Melapor

.

Polres Dumai menegaskan komitmennya untuk terus melakukan penindakan, penyelidikan, dan langkah rehabilitasi sesuai ketentuan yang berlaku. Masyarakat juga diharapkan berperan aktif memberikan informasi kepada kepolisian apabila mengetahui dugaan penyalahgunaan ataupun peredaran narkotika di lingkungan sekitarnya.


Keberhasilan pemberantasan narkoba membutuhkan sinergi antara aparat penegak hukum, pemerintah daerah, lembaga rehabilitasi, keluarga, dan masyarakat. Pengawasan yang konsisten serta penegakan hukum yang menyasar jaringan peredaran diharapkan mampu menciptakan lingkungan yang lebih aman bagi generasi muda.


Publik menegaskan, perang terhadap narkoba harus berjalan menyeluruh: pengguna yang membutuhkan pemulihan ditangani sesuai ketentuan, sedangkan bandar dan jaringan pemasok harus diusut berdasarkan bukti dan diproses sesuai hukum.


“Pulihkan Pengguna, Berantas Mata Rantai Bandar Narkoba, Polisi Bersama Masyarakat.”

(Ira)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

×
Berita Terbaru Update