-->

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan HUT Kemerdekaan RI

Iklan HUT Kemerdekaan

POLSEK DOLOK MASIHUL GEREBEK LOKASI DIDUGA SARANG NARKOBA DI PULAU TAGOR

Minggu, 30 Agustus 2026 | Minggu, Agustus 30, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-08-30T16:11:06Z


Empat Pria Kabur Saat Petugas Datang, Bong hingga Plastik Klip Diamankan dan Dimusnahkan


CNEWS, SERDANG BEDAGAI  — Tim gabungan Polsek Dolok Masihul, Polres Serdang Bedagai, menggerebek sebuah lokasi yang diduga kerap dijadikan tempat penyalahgunaan dan transaksi narkotika jenis sabu di areal ladang sawit milik masyarakat, Dusun VI, Desa Pulau Tagor, Kecamatan Serba Jadi, Kabupaten Serdang Bedagai, Sumatera Utara, Sabtu (29/8/2026) sore.


Penggerebekan tersebut dilakukan sekitar pukul 16.30 WIB setelah kepolisian menerima informasi dari masyarakat mengenai aktivitas mencurigakan yang diduga berkaitan dengan penyalahgunaan narkotika di lokasi tersebut.


Operasi dipimpin langsung Kapolsek Dolok Masihul AKP Inja V. Kaban, S.H., didampingi Kanit Reskrim Ipda L. Torosky RBP Manik, S.H., bersama personel opsnal Polsek Dolok Masihul.


Lokasi yang menjadi sasaran berada di Dusun VI Desa Pulau Tagor, Kecamatan Serba Jadi, sekitar 100 meter dari kandang ayam.


EMPAT PRIA KABUR

Saat petugas tiba di lokasi, terdapat empat orang laki-laki yang belum diketahui identitasnya. Menyadari kedatangan petugas, keempatnya langsung melarikan diri sehingga belum berhasil diamankan.


Petugas kemudian melakukan pemeriksaan di sekitar lokasi dan menemukan sejumlah peralatan yang diduga berkaitan dengan aktivitas penyalahgunaan narkotika.


Sekitar pukul 17.00 WIB, petugas bersama Kepala Desa Pulau Tagor, Kasianto, serta perangkat desa, melakukan pemusnahan terhadap sejumlah barang/peralatan bekas pakai yang ditemukan di lokasi.


BONG DAN PERALATAN DIDUGA TERKAIT SABU DITEMUKAN

Adapun barang yang diamankan dan kemudian dimusnahkan di lokasi antara lain:


  1. Satu buah bong atau alat hisap yang diduga digunakan untuk mengonsumsi sabu;
  2. Empat helai plastik klip transparan berukuran kecil;
  3. Pipet plastik yang telah dibengkokkan;
  4. Satu buah mancis yang telah dimodifikasi.

Kapolsek Dolok Masihul AKP Inja V. Kaban, S.H., mengatakan empat orang yang melarikan diri tersebut masih dalam proses penyelidikan dan pengembangan oleh pihak kepolisian.


POLISI PERDALAM INFORMASI MASYARAKAT


Sementara itu, Kasi Humas Polres Serdang Bedagai AKP Bringin Jaya, S.H., M.H., menyampaikan bahwa kegiatan tersebut mendapat apresiasi dan dukungan dari Pemerintah Desa Pulau Tagor.


Menurutnya, pemerintah desa akan berkolaborasi dengan Satresnarkoba dan Polsek Dolok Masihul untuk memperkuat penyampaian informasi kepada kepolisian serta mendorong peningkatan patroli di sejumlah lokasi yang dianggap rawan.


Langkah tersebut dinilai penting untuk mencegah kawasan permukiman maupun areal perkebunan masyarakat dimanfaatkan sebagai lokasi penyalahgunaan dan transaksi narkotika.


Polsek Dolok Masihul juga mengimbau masyarakat untuk tidak ragu melaporkan kepada kepolisian apabila mengetahui adanya aktivitas yang mencurigakan dan diduga berkaitan dengan narkotika.


Hingga saat ini, identitas keempat pria yang melarikan diri masih dalam penyelidikan. Kepolisian terus melakukan pengembangan guna mengungkap pihak-pihak yang diduga terlibat dalam aktivitas narkotika di lokasi tersebut. (KH. Husen )


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

×
Berita Terbaru Update