-->

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan HUT Kemerdekaan RI

Iklan HUT Kemerdekaan

Solon Sihombing Turut Berduka dan Kehilangan atas Wafatnya Mayjen TNI (Purn) Syamsir Siregar, Tokoh Intelijen Indonesia

Rabu, 26 Agustus 2026 | Rabu, Agustus 26, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-08-26T05:08:27Z


CNEWS , Jakarta -  Kabar duka menyelimuti dunia intelijen, pertahanan, dan kehidupan nasional Indonesia. Mantan Kepala Badan Intelijen Negara (BIN), Mayjen TNI (Purn) H. Syamsir Siregar, meninggal dunia pada Selasa, 25 Agustus 2026, dalam usia 84 tahun.


Praktisi media sekaligus Pembina CNews Group, Solon Sihombing, menyampaikan rasa turut berdukacita yang mendalam dan mengaku sangat kehilangan atas wafatnya salah satu tokoh penting dalam perjalanan intelijen dan pertahanan Indonesia tersebut.


“Saya, Solon Sihombing, selaku praktisi dan Pembina CNews, turut menyampaikan duka cita yang sedalam-dalamnya atas berpulangnya Mayjen TNI (Purn) H. Syamsir Siregar. Indonesia kehilangan seorang putra bangsa, prajurit, dan tokoh intelijen yang telah memberikan pengabdian panjang kepada negara. Kami sangat kehilangan. Semoga almarhum mendapat tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa dan seluruh pengabdiannya menjadi amal kebaikan,” ujar Solon Sihombing.


Syamsir Siregar, yang lahir di Pematangsiantar, Sumatra Timur, Hindia Belanda, 23 Oktober 1941, dikenal luas sebagai perwira TNI yang memiliki rekam jejak panjang di bidang intelijen. Ia merupakan lulusan Akademi Militer tahun 1965 dan Seskoad tahun 1981.


Dalam perjalanan kariernya, Syamsir pernah menduduki berbagai jabatan strategis, termasuk sebagai Kepala Badan Intelijen ABRI, sebelum kemudian dipercaya memimpin Badan Intelijen Negara (BIN) pada periode 2004–2009 di era Presiden ke-6 RI, Susilo Bambang Yudhoyono. Ia menggantikan AM Hendropriyono yang sebelumnya memimpin BIN pada periode 2001–2004.


Di luar dunia militer dan intelijen, almarhum juga menjabat sebagai Komisaris Utama PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk. Kabar wafatnya turut dikonfirmasi melalui keterbukaan informasi perseroan.


Jenazah almarhum sebelumnya disemayamkan di rumah duka di kawasan Jalan Raya Mabes Hankam, Bambu Apus, Cipayung, Jakarta Timur. Sejumlah laporan juga menyebut almarhum kemudian dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Nasional Utama Kalibata, Jakarta Selatan.


Kepergian Syamsir Siregar menutup perjalanan panjang seorang prajurit dan tokoh intelijen yang mengabdikan hidupnya bagi bangsa dan negara. Bagi kalangan nasional maupun internasional yang mengikuti dinamika keamanan dan intelijen Indonesia, namanya akan tetap tercatat sebagai salah satu figur yang pernah berada di garis penting perjalanan intelijen modern Indonesia. ( Red).


Selamat jalan, Jenderal. Pengabdianmu untuk Indonesia akan selalu dikenang.

CNews menyampaikan: Innalillahi wa inna ilaihi raji’un. Turut berduka cita sedalam-dalamnya. 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

×
Berita Terbaru Update