Korban Alami Luka Serius di Kepala dan Wajah, Pemkab Pelalawan Tegaskan Komitmen Hadir Memberikan Dukungan serta Dorong Mitigasi Konflik Satwa Liar.
CNEWS | PELELAWAN, RIAU– Respons cepat ditunjukkan Wakil Bupati Pelalawan H. Husni Tamrin, SH dengan menjenguk Antono (40), petani karet asal Desa Pangkalan Gondai, Kecamatan Langgam, yang menjadi korban serangan beruang liar dan kini menjalani perawatan intensif di RS Selasih Pangkalan Kerinci.
Peristiwa tersebut terjadi pada Rabu (5/8/2026) saat Antono sedang menderes getah karet di kebunnya. Serangan beruang mengakibatkan korban mengalami luka serius pada bagian kepala dan wajah sehingga harus mendapatkan penanganan medis secara intensif.
Kehadiran Wakil Bupati di rumah sakit disambut hangat oleh keluarga korban. Kunjungan tersebut menjadi bentuk kepedulian Pemerintah Kabupaten Pelalawan terhadap masyarakat yang sedang mengalami musibah sekaligus memberikan dukungan moril kepada korban dan keluarganya.
Dalam kesempatan itu, Husni Tamrin menyampaikan rasa prihatin dan mendoakan agar Antono segera pulih.
"Saya turut prihatin atas musibah ini. Semoga Bapak Antono segera diberikan kesembuhan dan dapat kembali beraktivitas seperti biasa. Pemerintah Kabupaten Pelalawan akan terus hadir di tengah masyarakat, terutama saat warga membutuhkan perhatian dan dukungan," ujarnya.
Wakil Bupati juga mengimbau masyarakat yang beraktivitas di kawasan perkebunan maupun wilayah yang berbatasan langsung dengan hutan agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kemunculan satwa liar. Menurutnya, keselamatan masyarakat harus menjadi prioritas melalui langkah mitigasi dan koordinasi lintas instansi.
Peristiwa ini kembali menyoroti pentingnya penguatan upaya pencegahan konflik antara manusia dan satwa liar di wilayah Pelalawan. Diperlukan sinergi pemerintah, masyarakat, serta instansi terkait dalam meningkatkan edukasi, sistem peringatan dini, dan langkah penanganan agar kejadian serupa dapat diminimalkan.
Kunjungan Wakil Bupati mendapat apresiasi dari keluarga korban dan masyarakat sekitar sebagai bentuk nyata empati pemerintah daerah dalam memberikan perhatian kepada warga yang tertimpa musibah. ( Syd).

Tidak ada komentar:
Posting Komentar