CNEWS, JAYAPURA – Kebijakan Pemerintah Kota Jayapura yang menetapkan sekolah negeri dari jenjang SD, SMP, hingga SMA tidak lagi memungut biaya pendaftaran mendapat dukungan dari berbagai pihak, termasuk LSM WGAB Papua.
Ketua LSM WGAB Papua, Yerry Basri Mak, SH., MH., menyampaikan apresiasi keras terhadap kebijakan Wali Kota Jayapura Abisai Rollo dan Wakil Wali Kota Jayapura Rustam Saru yang dinilai berpihak langsung kepada masyarakat kecil, khususnya orang tua siswa.
Menurut Yerry, kebijakan tersebut merupakan langkah progresif dan sangat membantu masyarakat karena seluruh biaya masuk sekolah, termasuk seragam, pakaian olahraga, hingga batik, disebut telah digratiskan oleh pemerintah kota.
“Ini sangat tepat dan luar biasa. Orang tua murid hanya perlu mendaftarkan anaknya tanpa harus memikirkan biaya masuk sekolah lagi. Semua sudah ditanggung pemerintah,” ujar Yerry Basri Mak.
Ia menambahkan, kebijakan tersebut dinilai meringankan beban ekonomi keluarga di tengah tekanan biaya hidup yang semakin meningkat. Dengan adanya program ini, masyarakat disebut lebih fokus pada pendidikan dan prestasi anak tanpa terbebani biaya awal sekolah.
Yerry juga menegaskan dukungan penuh LSM WGAB Papua terhadap kebijakan tersebut, serta menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kota Jayapura atas komitmen dalam meningkatkan akses pendidikan gratis bagi seluruh warga.
“Pemerintah Kota Jayapura sudah menunjukkan keberpihakan yang jelas kepada rakyat. Ini patut diapresiasi dan didukung bersama,” tambahnya.
Dengan kebijakan ini, diharapkan tidak ada lagi hambatan ekonomi bagi anak-anak di Kota Jayapura untuk mengakses pendidikan formal, sehingga kualitas sumber daya manusia di daerah tersebut dapat terus meningkat secara berkelanjutan. ( Tim).

Tidak ada komentar:
Posting Komentar