-->

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan Paskah

Iklan Paskah

AKSI SOLIDARITAS JILID II GUNCANG MAPOLDA SUMUT

Rabu, 17 Juni 2026 | Rabu, Juni 17, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-06-16T18:22:31Z


Desakan Keadilan untuk Agnis Jance Zebua Menguat, Kinerja Penegakan Hukum di Nias Disorot Tajam


CNews, MEDAN – Gelombang tuntutan keadilan bagi almarhumah Agnis Jance Zebua kembali menggema. Ratusan elemen masyarakat dijadwalkan menggelar Aksi Solidaritas Jilid II di depan Markas Kepolisian Daerah Sumatera Utara pada Rabu, 17 Juni 2026, sebagai bentuk protes terhadap lambannya pengungkapan fakta hukum yang dinilai masih menyisakan berbagai pertanyaan publik.


Aksi tersebut tidak hanya menuntut kejelasan atas kasus kematian Agnis Jance Zebua, tetapi juga menjadi momentum kritik terbuka terhadap kondisi penegakan hukum di wilayah Nias yang dinilai tengah menghadapi krisis kepercayaan masyarakat.


Koordinator aksi menegaskan bahwa gerakan ini merupakan aksi kemanusiaan yang lahir dari keresahan publik terhadap prinsip keadilan yang dianggap belum sepenuhnya dirasakan masyarakat.


"Ketika masyarakat mulai kehilangan kepercayaan terhadap proses hukum, negara harus hadir membuktikan bahwa hukum masih berdiri untuk melindungi rakyat, bukan kepentingan tertentu," tegas perwakilan penyelenggara.


Dalam pernyataan sikapnya, massa aksi mendesak aparat penegak hukum mengusut kasus Agnis Jance Zebua secara profesional, transparan, akuntabel, dan bebas dari segala bentuk intervensi. Mereka menilai keterbukaan menjadi kunci untuk mengembalikan kepercayaan masyarakat terhadap institusi hukum.


Selain itu, sejumlah persoalan yang selama ini menjadi sorotan masyarakat di wilayah hukum Nias turut diangkat, mulai dari dugaan peredaran narkotika, dugaan pelanggaran hak-hak tahanan, penanganan kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak, hingga berbagai laporan masyarakat yang dinilai membutuhkan pengawasan lebih ketat dan transparan.


Massa juga meminta Kapolda Sumatera Utara melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem pengawasan, pelayanan, dan kinerja aparat penegak hukum di wilayah Nias guna memastikan supremasi hukum berjalan sesuai prinsip profesionalitas, akuntabilitas, dan keadilan.


TUNTUTAN AKSI

Mengusut tuntas kasus kematian Agnis Jance Zebua secara transparan dan akuntabel;

Mengungkap seluruh fakta yang masih menjadi perhatian publik;


Menindak setiap pelanggaran hukum maupun etika yang terbukti dilakukan oleh siapa pun tanpa pengecualian;


Melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kinerja penegakan hukum di wilayah Nias;


Mendorong reformasi pelayanan hukum yang berorientasi pada keadilan, transparansi, dan perlindungan hak masyarakat.


Penyelenggara mengajak mahasiswa, aktivis, tokoh agama, tokoh masyarakat, pemuda, dan seluruh elemen sipil untuk mengawal proses hukum secara damai dan konstitusional.


Aksi ini dinilai menjadi simbol meningkatnya tuntutan publik terhadap reformasi penegakan hukum yang lebih bersih, profesional, dan berintegritas. Di tengah sorotan nasional terhadap kualitas pelayanan hukum, kasus Agnis Jance Zebua kini berkembang menjadi ujian besar bagi komitmen aparat dalam menghadirkan keadilan yang dapat dipercaya masyarakat.


"Ketika keadilan dipertanyakan, suara rakyat akan terus mencari jawaban. Ketika hukum diuji, transparansi menjadi satu-satunya jalan untuk menjaga kepercayaan publik." (Tim/Red)


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

×
Berita Terbaru Update