CNEWS, SILINDA, SUMATERA UTARA — Di tengah kondisi infrastruktur jalan provinsi yang masih memprihatinkan, program Corporate Social Responsibility (CSR) dari PT Cinta Raja kembali mendapat apresiasi luas dari masyarakat. Perusahaan perkebunan yang beroperasi di Kecamatan Silinda tersebut dinilai konsisten membantu perawatan jalan demi menjaga keselamatan dan kelancaran aktivitas warga.
Melalui program bantuan CSR tahun 2026, PT Cinta Raja kembali melakukan perbaikan ruas jalan provinsi yang mengalami kerusakan cukup parah, tepatnya di Desa Tarean, Kecamatan Silinda, Kabupaten Serdang Bedagai, Selasa (26/5/2026).
Langkah cepat perusahaan itu dinilai menjadi solusi darurat di tengah belum adanya sentuhan pembangunan maupun perbaikan menyeluruh dari instansi terkait, khususnya pihak PUPR Provinsi Sumatera Utara.
Saat dikonfirmasi awak media, Humas PT Cinta Raja, Edward Sembiring, menegaskan bahwa program perawatan jalan merupakan bentuk kepedulian perusahaan terhadap masyarakat sekitar sekaligus komitmen sosial yang rutin dijalankan setiap tahun.
“Program bantuan CSR perbaikan jalan memang selalu dilaksanakan setiap tahun. Bahkan setiap ada jalan yang rusak, kami selalu tanggap darurat, baik berdasarkan informasi masyarakat maupun hasil pemantauan di lapangan. Hari ini kami melakukan perbaikan jalan di Desa Tarean, Kecamatan Silinda, karena kondisinya memang sangat rusak,” ujar Edward Sembiring.
Menurutnya, akses jalan yang layak menjadi kebutuhan vital bagi masyarakat, terutama untuk mendukung aktivitas ekonomi, distribusi hasil pertanian, serta mobilitas warga sehari-hari.
Masyarakat Silinda pun menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada PT Cinta Raja yang dinilai aktif membantu menjaga kondisi jalan agar tetap dapat dilalui kendaraan dengan aman.
Warga menilai kehadiran perusahaan melalui program CSR tersebut sangat membantu mengurangi risiko kecelakaan serta memperlancar aktivitas masyarakat sebelum adanya pembangunan permanen dari pemerintah provinsi.
“Kami sangat berterima kasih kepada PT Cinta Raja karena selalu peduli terhadap kondisi jalan. Kalau tidak segera diperbaiki, jalan ini bisa membahayakan pengguna jalan dan menghambat aktivitas masyarakat,” ungkap salah seorang warga.
Program CSR yang dijalankan perusahaan perkebunan itu kini menjadi sorotan positif di tengah tuntutan masyarakat terhadap percepatan pembangunan infrastruktur daerah. Kehadiran sektor swasta dinilai mampu menjadi mitra strategis dalam membantu kebutuhan publik, khususnya di wilayah yang masih minim perhatian pembangunan.
Liputan: Rasid.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar