Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan Paskah

Iklan Paskah

“DITUDING CEMARI LINGKUNGAN, SPPG MEKAR SARI BANTAH TEGAS — KLAIM SUDAH SESUAI STANDAR Badan Gizi Nasional”

Selasa, 14 April 2026 | Selasa, April 14, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-04-13T19:08:02Z


CNEWS | DELI SERDANG — Isu dugaan pencemaran limbah oleh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Mekar Sari di Kecamatan Deli Tua, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, dibantah keras pihak pemerintah desa dan pengelola. Klarifikasi ini muncul setelah beredarnya informasi terkait adanya protes masyarakat atas dugaan pembuangan limbah ke lingkungan sekitar.


Kepala Desa Mekar Sari, Junaedi, menegaskan bahwa kabar tersebut tidak benar dan tidak berdasar.


“Tidak benar itu. Kemarin memang hujan deras, parit pembuangan dekat sungai sempat mampet. Jaraknya juga cukup jauh dari lokasi SPPG. Air yang terlihat berbuih itu dipastikan bukan limbah dari SPPG,” tegas Junaedi saat ditemui di kantor desa, Senin (13/4).



PEMDES: PENGAWASAN SANITASI DILAKUKAN KETAT


Sebagai pemerintah desa, Junaedi menegaskan pihaknya aktif melakukan pengawasan terhadap sanitasi lingkungan, termasuk operasional SPPG Mekar Sari.



Menurutnya, dari hasil pemantauan yang dilakukan, sistem pembuangan limbah yang digunakan telah memenuhi standar yang ditetapkan.


Ia bahkan membuka ruang bagi pihak manapun untuk melakukan pengecekan langsung ke lapangan guna memastikan kondisi sebenarnya.



“Kalau perlu, mari kita lihat langsung ke lokasi. Kami pastikan pengelolaan limbahnya sudah sesuai ketentuan,” ujarnya.


PENGELOLA SPPG UNGKAP SISTEM PENGOLAHAN LIMBAH


Penanggung jawab SPPG Mekar Sari, Adam Utama, menjelaskan bahwa operasional dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG) mengacu pada petunjuk teknis dari Badan Gizi Nasional.


Ia menegaskan bahwa aspek keamanan pangan, air, dan limbah menjadi perhatian utama dalam operasional harian.


“Semua proses, mulai dari penyediaan makanan, air, hingga pengelolaan limbah, sudah melalui uji laboratorium dengan hasil baik,” jelas Adam.


TEKNIK PENGELOLAAN LIMBAH SEDERHANA NAMUN TERKONTROL


Dalam pengelolaan limbah cair, SPPG Mekar Sari menerapkan metode sederhana namun efektif, antara lain:


Grease trap untuk memisahkan minyak dan lemak dari air limbah

Filter alami berlapis menggunakan pasir, arang, dan kerikil

Proses penyaringan bertahap hingga menghasilkan air buangan yang lebih bersih


Menurut Adam, hasil akhir dari proses tersebut sudah tidak lagi mengandung minyak maupun lemak yang berpotensi mencemari lingkungan.


HASIL PANTAUAN: SESUAI JUKNIS NASIONAL


Dari hasil pengamatan di lapangan, operasional SPPG Mekar Sari dinilai telah mengikuti pedoman pelaksanaan (juknis/juklak) yang ditetapkan oleh Badan Gizi Nasional.


Pengawasan internal dan keterlibatan pemerintah desa juga dinilai berjalan cukup baik, sebagai bentuk tanggung jawab terhadap lingkungan dan masyarakat sekitar.


KOMITMEN PELAYANAN GIZI DAN LINGKUNGAN


Keberadaan SPPG sebagai bagian dari program pemenuhan gizi masyarakat memiliki peran strategis dalam meningkatkan kualitas kesehatan warga, khususnya kelompok rentan.


Karena itu, pengelolaan limbah yang baik menjadi bagian penting agar program tidak menimbulkan dampak negatif terhadap lingkungan.


Isu pencemaran lingkungan harus ditangani secara serius dan berbasis fakta. Klarifikasi dari pemerintah desa dan pengelola SPPG menjadi penting untuk mencegah kesimpangsiuran informasi di tengah masyarakat.


Namun demikian, pengawasan independen dan transparansi tetap diperlukan agar kepercayaan publik terhadap program nasional tetap terjaga.


CNEWS akan terus memantau perkembangan di lapangan untuk memastikan fakta yang utuh dan berimbang. (Anto)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

×
Berita Terbaru Update