Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan Prabowo

Iklan Prabowo

Silaturahmi Ulama–Umara di Jakarta, Perkuat Sinergi Moral dan Kebijakan Negara

Kamis, 12 Maret 2026 | Kamis, Maret 12, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-03-11T18:12:23Z

CNEWS | JAKARTA — Momentum silaturahmi antara kalangan ulama dan umara kembali ditegaskan sebagai pilar penting dalam menjaga stabilitas sosial, memperkuat moralitas publik, serta merawat persatuan bangsa di tengah dinamika global yang semakin kompleks.


Pertemuan tersebut rencananya digelar dalam bentuk buka puasa bersama pada Kamis, 12 Maret 2026, di kediaman Ustadz Anton Susanto di Jakarta Pusat. Acara ini akan menghadirkan sejumlah tokoh nasional, termasuk Penasehat Khusus Presiden Bidang Keamanan Nasional, Dudung Abdurachman, serta Ketua Umum Persatuan Pewarta Warga Indonesia, Wilson Lalengke.


Forum Strategis Ulama dan Umara


Menurut Ustadz Anton Susanto selaku penggagas acara, kegiatan tersebut tidak sekadar menjadi agenda seremonial, tetapi diharapkan menjadi ruang dialog strategis antara tokoh agama dan pemegang kebijakan negara.


“Silaturahmi ulama dan umara bukan sekadar pertemuan formal. Ini adalah ruang untuk memperkuat komunikasi, membangun sinergi, dan meneguhkan komitmen bersama dalam menghadapi berbagai tantangan bangsa,” ujarnya kepada media.


Dalam konteks Indonesia, hubungan harmonis antara ulama dan umara telah lama menjadi bagian penting dari perjalanan sejarah bangsa, mulai dari masa perjuangan kemerdekaan hingga dalam menjaga stabilitas sosial dan politik di era modern.


Membentuk Masyarakat Cerdas dan Toleran


Sinergi antara ulama dan pemimpin pemerintahan dinilai memiliki peran strategis dalam membentuk masyarakat yang kritis, cerdas, dan menjunjung tinggi toleransi.


Ulama memberikan pemahaman keagamaan yang moderat serta menyejukkan, sementara pemerintah melalui kebijakan publik berperan menciptakan ruang sosial yang adil dan kondusif bagi seluruh elemen masyarakat.


Kolaborasi ini diyakini mampu memperkuat fondasi kebangsaan sekaligus mencegah munculnya konflik sosial yang berpotensi memecah persatuan.


Menghadapi Ancaman Ideologi Transnasional


Di tengah meningkatnya arus globalisasi dan penyebaran ideologi lintas batas negara, kerja sama ulama dan umara juga dipandang penting sebagai benteng terhadap pengaruh ideologi transnasional yang berpotensi memicu polarisasi masyarakat.


Melalui komunikasi yang kuat serta koordinasi yang efektif, kedua elemen ini diharapkan mampu memperkuat ketahanan ideologis masyarakat sekaligus menjaga stabilitas nasional.


Menjaga Persatuan dan Keutuhan Bangsa


Hubungan yang harmonis antara tokoh agama dan pemerintah juga berperan dalam memberikan panduan moral kepada masyarakat.


Ulama memberikan bimbingan spiritual, sementara pemerintah memastikan hadirnya regulasi yang melindungi masyarakat dari provokasi, disinformasi, serta konflik sosial yang dapat mengancam persatuan bangsa.


Sinergi ini menjadi faktor penting dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.


Membangun Kepercayaan Publik


Kerja sama yang solid antara ulama dan pemerintah juga berkontribusi dalam meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap institusi negara maupun lembaga keagamaan.


Ketika kedua elemen ini menunjukkan komitmen bersama dalam menghadapi persoalan bangsa, legitimasi sosial terhadap kebijakan negara pun semakin kuat.


Apresiasi dari Ketua Umum PPWI


Ketua Umum Persatuan Pewarta Warga Indonesia, Wilson Lalengke, menyampaikan apresiasi atas inisiatif penyelenggaraan kegiatan tersebut.


Ia menilai silaturahmi ulama dan umara merupakan fondasi penting dalam menjaga persatuan bangsa serta memperkuat komunikasi lintas sektor.


“Saya mengucapkan terima kasih kepada Ustadz Anton Susanto atas undangan dan inisiatif yang sangat baik ini. Silaturahmi ulama dan umara adalah fondasi penting bagi bangsa kita,” ujar Wilson Lalengke dari kediamannya di kawasan Slipi, Jakarta Barat.


Menurutnya, kehadiran berbagai tokoh nasional dalam forum tersebut diharapkan mampu menghasilkan dialog konstruktif serta langkah nyata dalam memperkuat sinergi antara moralitas keagamaan dan kebijakan negara.


Hadirkan Tokoh Nasional dan Internasional


Selain dihadiri tokoh nasional, kegiatan ini juga direncanakan menghadirkan sejumlah anggota dan pengurus Persatuan Pewarta Warga Indonesia dari berbagai daerah.


Beberapa tokoh internasional juga dijadwalkan hadir, di antaranya Dr. Abdul Rahman Dabboussi dan Dr. Ali El Dimassi dari Lebanon yang merupakan bagian dari jaringan internasional organisasi tersebut.


Momentum Persatuan Bangsa


Silaturahmi ulama dan umara diharapkan tidak hanya menjadi simbol persatuan, tetapi juga menjadi ruang strategis untuk merumuskan solusi terhadap berbagai persoalan bangsa, mulai dari penguatan pendidikan, pembangunan moral masyarakat, hingga perumusan kebijakan yang berpihak kepada kepentingan rakyat.


Dengan dukungan tokoh agama, pemimpin negara, serta masyarakat luas, kegiatan ini diharapkan menjadi momentum penting dalam memperkuat persatuan bangsa dan menghadirkan Indonesia yang lebih adil, kuat, dan berkeadaban.

(TIM/Red)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

×
Berita Terbaru Update