Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan Prabowo

Iklan Prabowo

Pesantren Kilat LSMP di Cibungbulang Jadi Ruang Pembinaan Generasi, Warga Antusias Sambut Ramadhan

Senin, 02 Maret 2026 | Senin, Maret 02, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-03-02T15:47:10Z


CNews, BOGOR — Kegiatan pesantren kilat Ramadhan yang digelar di Majlis Nurul Iman, Kampung Setu 2, Kecamatan Cibungbulang, Kabupaten Bogor, mendapat sambutan luar biasa dari warga sekitar. Antusiasme peserta terlihat sejak hari pertama pelaksanaan, menandai kuatnya kebutuhan masyarakat terhadap ruang pembinaan keagamaan dan karakter generasi muda.



Kegiatan ini diselenggarakan oleh Lembaga Sosial Mahasiswa dan Pemuda (LSMP) bekerja sama dengan pemuda Kampung Setu 2, serta dihadiri langsung oleh perwakilan Pemerintah Kecamatan Cibungbulang sebagai bentuk dukungan terhadap penguatan nilai-nilai keislaman di tingkat akar rumput.


Ketua LSMP, M. Ikbal, menegaskan bahwa pesantren kilat ini merupakan agenda rutin tahunan yang telah berjalan enam kali berturut-turut setiap bulan suci Ramadhan.


“Ini bukan sekadar kegiatan seremonial. Pesantren kilat ini adalah ikhtiar nyata kami untuk menanamkan nilai-nilai keislaman sekaligus membangun karakter generasi muda sejak dini,” ujar Ikbal, Minggu (2/3/2026).


Tema Indonesia Emas 2045


Pada tahun ini, LSMP mengusung tema “Menanamkan Nilai-nilai Keislaman Menuju Indonesia Emas 2045”. Tema tersebut dipilih sebagai refleksi bahwa visi besar Indonesia ke depan harus dibangun dari fondasi moral, akhlak, dan spiritual yang kuat, dimulai dari lingkungan terkecil di masyarakat.


Ikbal menekankan bahwa regenerasi bangsa tidak cukup hanya mengandalkan pembangunan fisik dan ekonomi, tetapi juga memerlukan pembinaan karakter berbasis nilai agama dan kebangsaan.


“Kalau kita ingin Indonesia Emas 2045 benar-benar terwujud, maka generasi mudanya harus dibina sejak sekarang—bukan hanya cerdas, tapi juga berakhlak,” tegasnya.


Kolaborasi Mahasiswa dan Pemuda Lokal


Kegiatan pesantren kilat ini turut melibatkan relawan pengajar dari sejumlah kampus di Kabupaten Bogor, yang secara sukarela memberikan materi keislaman, pembinaan akhlak, serta motivasi kepemudaan kepada para peserta.


Kolaborasi antara mahasiswa, pemuda lokal, dan masyarakat dinilai menjadi kekuatan utama kegiatan ini. Selain memperkaya materi pembelajaran, keterlibatan relawan kampus juga menjadi jembatan antara dunia akademik dan realitas sosial masyarakat.


Dukungan Pemerintah Kecamatan


Kehadiran perwakilan Pemerintah Kecamatan Cibungbulang menunjukkan adanya sinergi antara elemen masyarakat sipil dan pemerintah dalam memperkuat pembinaan sosial-keagamaan. Pemerintah kecamatan menilai kegiatan seperti ini penting untuk menjaga ketahanan sosial, terutama di tengah tantangan perubahan zaman dan derasnya arus digital.


Harapan Keberlanjutan


Dengan tingginya partisipasi warga dan dukungan berbagai pihak, LSMP berharap pesantren kilat ini dapat terus berlangsung secara konsisten dan menjadi model pembinaan berbasis komunitas yang berkelanjutan.


“Harapan kami sederhana tapi besar: kegiatan ini terus hidup, memberi dampak nyata, dan melahirkan generasi yang tidak hanya religius, tapi juga peduli terhadap lingkungan dan masa depan bangsanya,” pungkas Ikbal.


Pesantren kilat di Kampung Setu 2 ini menjadi bukti bahwa pembangunan karakter bangsa dapat dimulai dari ruang-ruang kecil masyarakat, dengan kolaborasi, konsistensi, dan kepedulian sosial sebagai kuncinya.(Ajb)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

×
Berita Terbaru Update