Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan Prabowo

Iklan Prabowo

Sindikat Perampokan Gudang Kapten Tatang Terbongkar, Lima Orang Terlibat, Dua Perempuan Diduga Kunci Informasi

Minggu, 01 Februari 2026 | Minggu, Februari 01, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-02-01T14:56:16Z


CNews, BOGOR — Aksi perampokan gudang milik Kapten Tatang di Jalan Dharma Is, Desa Cimandala, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Bogor, mengarah pada kejahatan terorganisir. Berdasarkan hasil penelusuran warga dan informasi yang dihimpun media, sedikitnya lima orang diduga terlibat langsung, terdiri dari dua perempuan dan dua laki-laki yang menggunakan sepeda motor, serta satu unit mobil sebagai bagian dari rangkaian aksi.


Sumber terpercaya menyebutkan, para pelaku kini mulai teridentifikasi dan aparat penegak hukum tengah melakukan pengembangan intensif guna membongkar jaringan serta melakukan penangkapan terhadap seluruh anggota sindikat.


Dari hasil rekaman CCTV yang telah dikantongi warga, muncul indikasi kuat peran dua perempuan yang diduga menjadi informan kunci. Dalam rekaman tersebut, keduanya terlihat cukup lama berdiskusi dengan para eksekutor sebelum peristiwa perampokan terjadi.


“Interaksi itu bukan kebetulan. Durasi dan pola komunikasi mengarah pada dugaan kuat adanya peran informan lapangan,” ujar narasumber kepada media.


Untuk memperkuat alat bukti, warga bersama perangkat desa dan pengurus RT/RW sedang mengumpulkan rekaman CCTV tambahan dari berbagai titik sekitar lokasi kejadian. Langkah ini dilakukan untuk memetakan pergerakan pelaku sebelum dan sesudah aksi, sekaligus memastikan peran masing-masing pihak yang terlibat.


Sebagai bentuk kewaspadaan dini, video dan foto hasil CCTV telah disebarluaskan secara terbatas kepada warga dan aparatur lingkungan, dengan tujuan mencegah komplotan tersebut kembali beraksi dan merambah ke wilayah lain.


Narasumber memastikan bahwa laporan resmi akan disampaikan ke Polres pada esok hari, lengkap dengan barang bukti visual, kronologi kejadian, serta keterangan saksi. Aparat kepolisian disebut menyambut laporan tersebut dan telah membuka ruang koordinasi lanjutan.


Kasus ini menjadi alarm keras bagi aparat dan masyarakat bahwa kejahatan di lingkungan permukiman kini semakin terstruktur, memanfaatkan pengintaian, pemetaan lokasi, dan informasi internal sebelum melakukan aksi.


Masyarakat diimbau tidak main hakim sendiri, namun diminta segera melapor jika mengenali ciri-ciri terduga pelaku atau menemukan aktivitas mencurigakan di lingkungan sekitar.

(Red)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

×
Berita Terbaru Update