CNEWS,Jakarta — Hubungan kemitraan strategis antara Persatuan Pewarta Warga Indonesia (PPWI) dan Kedutaan Besar Federasi Rusia untuk Indonesia kian menunjukkan penguatan signifikan. Hal ini tercermin dalam acara buka puasa bersama yang digelar di kediaman Duta Besar Rusia, Jalan Pedurenan No. 1, Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (26/2/2026).
Ketua Umum PPWI Wilson Lalengke, hadir sebagai tamu undangan khusus bersama jajaran pengurus. Kehadiran pimpinan organisasi pewarta warga terbesar di Indonesia ini menegaskan posisi strategis PPWI dalam lanskap diplomasi publik dan pertukaran informasi internasional, khususnya relasi Indonesia–Rusia.
Acara diawali dengan press briefing tertutup yang memaparkan arah kebijakan dan program Pemerintah Federasi Rusia ke depan, baik dalam konteks global maupun kerja sama bilateral dengan Indonesia. Forum ini memberi ruang dialog langsung antara perwakilan diplomatik Rusia dan komunitas pers Indonesia.
Selain PPWI, acara tersebut dihadiri jurnalis dari berbagai media nasional dan internasional seperti Metro TV, iNews, Garuda TV, serta RT (Russian Television). Turut hadir pula perwakilan Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) dan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat, menambah bobot strategis pertemuan tersebut.
Pertukaran Cenderamata: Simbol Pengakuan dan Kepercayaan
Momentum paling bermakna terjadi usai sesi resmi, ketika suasana mencair dalam dialog santai penuh keakraban. Dalam kesempatan itu, Wilson Lalengke menyerahkan cenderamata berupa kalender eksklusif “PPWI Go To UN” kepada Duta Besar Rusia Sergei Tolchenov.
Kalender tersebut bukan sekadar kenang-kenangan, melainkan simbol capaian PPWI dalam membawa isu jurnalisme warga Indonesia ke panggung internasional, termasuk Perserikatan Bangsa-Bangsa. Penyerahan ini merefleksikan peran PPWI sebagai aktor non-negara yang diakui dalam diplomasi informasi global.
Sebagai balasan, Duta Besar Sergei Tolchenov menyerahkan kalender khusus Kedubes Rusia kepada PPWI. Pertukaran cenderamata ini menjadi penanda hubungan yang telah melampaui seremoni formal, menuju kemitraan berbasis kepercayaan dan kesetaraan.
“Kami memandang PPWI sebagai mitra penting dalam menyampaikan informasi yang objektif dan berimbang tentang Rusia kepada publik Indonesia,” ujar Dubes Teaching dalam perbincangan informal.
Agenda Strategis 2026: Kunjungan Jurnalistik ke Rusia
Salah satu poin krusial yang mencuat adalah rencana Kedubes Rusia pada 2026 untuk memfasilitasi kunjungan jurnalistik jurnalis Indonesia ke Rusia. Program ini akan difokuskan pada studi langsung terkait pengembangan teknologi nuklir Rusia untuk kepentingan kemanusiaan dan kesejahteraan publik.
75uy
Inisiatif tersebut dinilai strategis untuk memberikan perspektif berbasis fakta kepada jurnalis Indonesia mengenai pemanfaatan energi nuklir yang aman, sekaligus meluruskan stigma negatif yang selama ini berkembang.
“Kami sangat mengapresiasi peluang kerja sama ini. Pertukaran cenderamata hari ini adalah simbol keselarasan visi dalam membangun jembatan informasi yang jujur, berimbang, dan mencerdaskan publik,” tegas Wilson Lalengke.
Diplomasi yang Bergerak di Jalur Pers
Pertemuan ini menegaskan bahwa diplomasi modern tidak hanya berlangsung di meja perundingan antarnegara, tetapi juga melalui jejaring pers dan pewarta warga. Dengan rekam jejak panjang sebagai mitra aktif Kedubes Rusia, PPWI kembali menegaskan posisinya sebagai simpul penting dalam arus informasi internasional di Indonesia.
Melalui semangat keterbukaan dan persahabatan, PPWI dan Kedubes Rusia menunjukkan komitmen nyata untuk melangkah lebih jauh dalam membangun kerja sama yang berdampak langsung bagi dunia jurnalisme dan hubungan antarbangsa.
(TIM/Red)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar