Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan Prabowo

Iklan Prabowo

Presiden Prabowo Berhalangan Hadir di Puncak HPN 2026, Apresiasi Tinggi untuk Pers Nasional Disampaikan Menko Muhaimin

Senin, 09 Februari 2026 | Senin, Februari 09, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-02-09T14:34:15Z

CNEWS, Serang Banten — Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto berhalangan hadir secara langsung pada acara puncak Hari Pers Nasional (HPN) 2026 yang digelar di Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B), Kota Serang, Senin (9/2/2026).


Ketidakhadiran Presiden disampaikan oleh Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat sekaligus Ketua Umum PKB, Muhaimin Iskandar, yang hadir mewakili Presiden Prabowo dalam acara tersebut.


Dalam sambutannya, Muhaimin menegaskan bahwa Presiden Prabowo sejatinya memiliki komitmen kuat untuk hadir langsung pada peringatan HPN 2026. Namun, agenda kenegaraan strategis yang berlangsung bersamaan membuat Presiden tidak dapat memenuhi undangan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI).


“Atas nama Presiden Republik Indonesia, Bapak Prabowo Subianto, saya menyampaikan salam hormat kepada seluruh tamu undangan, khususnya kepada seluruh jajaran Persatuan Wartawan Indonesia yang memperingati Hari Pers Nasional tahun 2026,” ujar Muhaimin di hadapan peserta HPN.


Muhaimin juga menyampaikan pesan khusus Presiden Prabowo yang berisi apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada insan pers Indonesia. Presiden menilai pers memiliki peran strategis dan historis dalam menjaga persatuan bangsa, memperkuat demokrasi, serta mengawal jalannya pemerintahan secara kritis dan bertanggung jawab 


Muhaimin menegaskan bahwa di tengah dinamika global dan tantangan demokrasi, pers dituntut untuk terus menyajikan informasi yang akurat, berimbang, dan mencerdaskan masyarakat. Oleh sebab itu, pemerintah memandang pers sebagai mitra strategis, bukan sekadar objek kebijakan.


Puncak peringatan Hari Pers Nasional 2026 di Banten tersebut dihadiri oleh jajaran Pengurus PWI Pusat dan PWI Daerah, pejabat pemerintah pusat dan daerah, tokoh masyarakat, serta insan pers dari berbagai wilayah di Indonesia. Acara berlangsung khidmat dan menjadi momentum konsolidasi pers nasional dalam menghadapi tantangan kebebasan pers dan profesionalisme jurnalistik ke depan. ( Red)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

×
Berita Terbaru Update