CNEWS, JAKARTA — Indonesia kehilangan salah satu tokoh militer dan negarawan terbaiknya. Duta Besar Republik Indonesia untuk Filipina, merangkap Republik Kepulauan Marshall dan Republik Palau, Letjen (Purn) TNI Agus Widjojo, wafat di RSPAD Gatot Subroto, Jakarta, pada Minggu malam, 8 Februari 2026 pukul 20.15 WIB.
Kabar duka ini disampaikan pertama kali oleh politisi Partai Demokrat, Imelda Sari, melalui unggahan akun X resminya @israi69.
“Semoga Almarhum diterima amal ibadahnya, diampuni segala kesalahannya, dan keluarga yang ditinggalkan diberi keikhlasan serta ketabahan,” tulisnya.
Almarhum Agus Widjojo dikenal luas sebagai sosok prajurit cendekia yang menjembatani reformasi militer dan demokrasi Indonesia. Lulusan Akademi Militer tahun 1970 ini pernah menduduki sejumlah posisi strategis di TNI dan pemerintahan.
Sebelum menjadi Dubes RI untuk Filipina, ia menjabat sebagai Gubernur Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas) RI sejak 15 April 2016 hingga 12 Januari 2022. Dalam masa kepemimpinannya, Lemhannas mengalami transformasi besar dalam bidang pendidikan strategis dan kebijakan nasional.
Sebagai diplomat, Agus Widjojo dikenal mengedepankan diplomasi pertahanan dan kerja sama regional yang kuat. Ia juga dipercaya pemerintah untuk mempererat hubungan bilateral Indonesia dengan negara-negara di kawasan Pasifik, termasuk Republik Kepulauan Marshall dan Republik Palau.
Kepergian Agus Widjojo meninggalkan duka mendalam di kalangan militer, diplomatik, dan akademik. Sosoknya dikenal berintegritas tinggi, berpikir visioner, dan memiliki komitmen besar terhadap prinsip negara demokratis yang profesional.
Hingga kini, belum ada keterangan resmi dari pihak keluarga maupun Kementerian Luar Negeri terkait lokasi persemayaman dan jadwal pemakaman almarhum.
Selamat jalan Letjen (Purn) TNI Agus Widjojo. Pengabdian dan pemikiranmu akan selalu hidup dalam perjalanan bangsa. (Red)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar