CNews, SERDANG BEDAGAI — Tradisi tahunan merogoh ikan kembali digelar warga Kecamatan Dolok Masihul, khususnya Lingkungan V Kelurahan Pekan Dolok Masihul, Kabupaten Serdang Bedagai, pada Jumat (16/1/2026). Kegiatan yang telah berlangsung turun-temurun ini kembali menyedot antusiasme masyarakat dari berbagai kalangan, mulai anak-anak, pemuda hingga orang tua.
Kegiatan dimulai sekitar pukul 14.30 WIB, tepat setelah Salat Jumat. Ratusan warga berkumpul di titik hulu Sungai Hitam dan menyusuri aliran sungai hingga ke bagian pertengahan hilir untuk menangkap ikan secara tradisional dengan tangan kosong maupun alat sederhana
.
Tradisi ini tak hanya diikuti para peserta, tetapi juga mengundang perhatian masyarakat sekitar yang datang menonton dan meramaikan suasana. Kepala Lingkungan V Kelurahan Pekan Dolok Masihul, Faisal Pulungan, turut hadir menyaksikan langsung kegiatan tersebut.
“Inilah tradisi warga Lingkungan V yang sudah dilakukan sejak dulu dan terus kami jaga setiap tahun. Selain menjadi hiburan rakyat, hasil tangkapan ikan juga membantu menambah penghasilan warga,” ujar Faisal Pulungan.
Ia berharap ke depan pemerintah daerah, khususnya Kelurahan Dolok Masihul, dapat mendukung keberlanjutan tradisi ini dengan menaburkan bibit ikan di Sungai Hitam agar tetap lestari dan bisa dipanen bersama pada tahun-tahun mendatang.
Hal senada disampaikan Agus Prada , salah seorang warga yang ikut turun langsung merogoh ikan. Menurutnya, kegiatan ini memiliki nilai sosial dan ekonomi bagi masyarakat sekitar.
“Merogoh ikan ini jadi hiburan tahunan bagi kami. Selain seru, hasilnya juga lumayan untuk menambah penghasilan. Bisa jadi santapan keluarga malam ini,” ujarnya.
Ucil mengungkapkan, dari kegiatan tersebut setiap peserta rata-rata bisa memperoleh hingga 15 kilogram ikan, dengan jumlah peserta mencapai puluhan orang.
Adapun jenis ikan yang berhasil ditangkap warga antara lain ikan paitan, ikan sibaro, lele sungai, ikan sepat, ikan keting dan beberapa jenis ikan air tawar lainnya.
Masyarakat berharap tradisi Merogoh Ikan di Sungai Hitam tetap dipertahankan sebagai warisan budaya lokal sekaligus potensi hiburan rakyat tahunan. Dukungan pemerintah melalui program penebaran bibit ikan dinilai penting agar Sungai Hitam tetap produktif dan tradisi ini terus berlanjut di masa mendatang. ( Tim)


Tidak ada komentar:
Posting Komentar