CNews, DURI , RIAU — Menutup akhir tahun dengan refleksi dan kepedulian sosial, PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) menggelar doa bersama dan santunan anak yatim di Aula Bekasap Yard KM 6, Bekasap, Rabu (31/12). Kegiatan ini menjadi penegasan komitmen PHR dalam merawat hubungan sosial dengan masyarakat di sekitar wilayah operasi sekaligus memohon kelancaran dan keselamatan dalam menjaga ketahanan energi nasional.
Acara berlangsung khidmat dan penuh kebersamaan, mempertemukan puluhan anak yatim dengan jajaran pekerja PHR, manajemen, serta unsur pemerintah setempat. Doa bersama dipanjatkan sebagai ikhtiar spiritual agar seluruh aktivitas operasional PHR senantiasa berjalan aman, lancar, berkelanjutan, dan memberi manfaat luas bagi masyarakat.
Sebagai bentuk kepedulian nyata, PHR menyalurkan santunan kepada 95 anak yatim yang berasal dari berbagai masjid, musala, dan lembaga sosial di sekitar wilayah operasi. Selain itu, bantuan sembako juga diserahkan kepada penerima manfaat dari Rumah Yatim dan Dhuafa Usman Bin Affan, memperluas jangkauan manfaat kegiatan sosial tersebut.
Senior Manager Production & Operation SLN PHR, Tomi Ihwanto, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan ungkapan rasa syukur atas kesehatan, keselamatan, dan kepercayaan yang diberikan sehingga seluruh Perwira PHR dapat menjalankan amanah dengan baik.
“Kegiatan ini adalah bagian dari nilai perusahaan yang kami rawat. Kami berharap dapat terus bergandengan tangan dengan masyarakat dan menjaga mata rantai kepedulian sosial. Semoga santunan ini bermanfaat bagi adik-adik dan menjadi amal ibadah bagi seluruh Perwira serta mitra kerja yang telah berbagi,” ujar Tomi.
Sebagai tulang punggung hulu migas nasional di Zona Rokan, PHR menegaskan bahwa peningkatan kinerja produksi harus berjalan seiring dengan tanggung jawab sosial dan keharmonisan dengan masyarakat. Dalam kesempatan tersebut, manajemen PHR juga memohon doa dan dukungan publik agar seluruh kegiatan operasional dapat berlangsung selamat dan berkelanjutan.
“Kami memohon doa agar seluruh insan PHR senantiasa bekerja dengan aman, sehingga kami dapat terus berkontribusi menjaga ketahanan energi Indonesia dan menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat di wilayah operasi,” tambahnya.
Kegiatan ini sekaligus menjadi ajang silaturahmi strategis antara PHR, masyarakat, dan para pemangku kepentingan. Hadir dalam kegiatan tersebut perwakilan Camat Bathin Solapan, Sekretaris Desa Buluh Manis, serta perwakilan dari Kelurahan Pematang Pudu dan Desa Petani.
Dukungan juga datang dari pengurus masjid dan musala di Area Central, antara lain Masjid Baitussalam, Masjid At Taqwa, Masjid Al Islamiyah, Masjid Al Muhajirin, Masjid Ar Rahman, serta Musala At Muttaqim, yang selama ini menjadi mitra sosial PHR di tengah masyarakat.
Melalui kegiatan doa bersama dan santunan ini, PHR menegaskan perannya bukan semata sebagai operator hulu migas, tetapi juga bagian dari komunitas sosial yang hadir, peduli, dan berbagi—demi terciptanya keharmonisan sosial dan keberlanjutan energi nasional.(Putra)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar