Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan Prabowo

Iklan Prabowo

Gudang Barang Bekas Dilalap Si Jago Merah di Sei Rampah, Asap Hitam Membumbung Puluhan Meter

Jumat, 23 Januari 2026 | Jumat, Januari 23, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-01-22T17:58:12Z


CNews, SERDANG BEDAGAI — Kebakaran hebat melanda sebuah gudang barang bekas (butut) di Dusun VI Rampah Kiri, Desa Sei Rampah, Kecamatan Sei Rampah, Kabupaten Serdang Bedagai, pada Rabu petang sekitar pukul 18.23 WIB. Kobaran api terlihat menjulang tinggi dan dengan cepat melahap seluruh bangunan gudang.


Pantauan di lokasi kejadian menunjukkan api membesar disertai kepulan asap hitam pekat yang membumbung ke udara hingga puluhan meter, menyebabkan langit di sekitar lokasi berubah gelap dan berkabut asap. Material mudah terbakar yang berada di dalam gudang diduga mempercepat perambatan api.


Hingga berita ini diturunkan, api masih terlihat membara dan proses pemadaman masih berlangsung. Satu unit mobil pemadam kebakaran milik Pemkab Serdang Bedagai telah tiba di lokasi, diketahui datang dari arah Sei Bamban, dan langsung melakukan upaya pemadaman untuk mencegah api merambat ke bangunan lain di sekitarnya.


Namun demikian, jumlah armada pemadam dinilai masih terbatas, sementara intensitas api terpantau cukup besar.


Penyebab Kebakaran Masih Misterius


Informasi awal di lapangan menyebutkan belum diketahui secara pasti penyebab kebakaran, termasuk apakah gudang tersebut dalam pengawasan pemilik atau penjaga saat peristiwa terjadi. Aparat terkait belum memberikan keterangan resmi mengenai sumber api maupun estimasi kerugian akibat kebakaran tersebut.


Warga sekitar tampak berkerumun di lokasi kejadian, sebagian berupaya membantu dengan peralatan seadanya, sembari berharap api segera dapat dikendalikan.


Hingga saat ini, belum ada laporan resmi terkait korban jiwa, namun kepolisian dan petugas pemadam kebakaran diperkirakan akan melakukan penyelidikan lanjutan untuk mengungkap penyebab pasti kebakaran setelah api berhasil dipadamkan sepenuhnya.

Perkembangan lebih lanjut akan terus dipantau. (Tim)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

×
Berita Terbaru Update