CNews, ACEH , REDELONG — Banjir dan longsor yang melanda sejumlah wilayah di Aceh memutus akses vital dan membuat beberapa desa di Kabupaten Bener Meriah terisolir. Jembatan rusak, jalan berlumpur, dan medan ekstrem tak menyurutkan langkah personel Polres Bener Meriah bersama ibu-ibu Bhayangkari Cabang Bener Meriah untuk memastikan bantuan kemanusiaan tiba langsung ke tangan warga terdampak.
Pada Rabu, 18 Desember 2025, rombongan kemanusiaan ini menembus medan berat, melewati jembatan sementara dan jalan berlumpur, demi menjangkau masyarakat yang terisolasi akibat bencana.
Tiga Titik Bantuan, Medan Kian Ekstrem
Bantuan sosial berupa sembako, pakaian layak pakai, selimut, dan tikar disalurkan ke tiga titik lokasi terdampak.
Titik pertama berada di sebuah pesantren di Desa Pantan Tengah Jaya, yang masih dapat dijangkau dengan akses jalan relatif baik.
Titik kedua menjadi medan terberat. Personel Polres dan ibu-ibu Bhayangkari yang dipimpin langsung Ketua Bhayangkari Cabang Bener Meriah, Ny. Anita Aris Cai, harus berjalan kaki sejauh ±1 kilometer, melewati jalan berlumpur licin dan jembatan darurat, demi mengantarkan bantuan ke Dusun Bakongan Baru, Desa Wih Tenang Toa, Kecamatan Permata.
Titik ketiga, bantuan disalurkan ke Dusun Impres, Desa Wih Tenang Toa, yang dititipkan di Kantor Desa Wih Tenang Toa dan diterima langsung oleh Camat dan Kepala Desa setempat.
Tangis Haru Berubah Tawa Anak-Anak
Sesampainya di Dusun Bakongan Baru, rombongan disambut antusias dan penuh haru oleh warga, terutama anak-anak. Suasana berubah ceria ketika ibu-ibu Bhayangkari membagikan permen dan susu, membuat wajah-wajah kecil yang sempat diliputi trauma bencana kembali tersenyum.
Momen kebersamaan semakin hangat saat warga berfoto bersama personel Polres dan Bhayangkari. Tawa anak-anak pecah ketika drone milik tim Humas Polres Bener Meriah diterbangkan, menjadi hiburan sederhana namun berkesan bagi mereka yang menganggapnya sebagai mainan yang menghibur di tengah keterbatasan.
Didampingi Kapolsek dan Bhabinkamtibmas
Kegiatan kemanusiaan ini turut didampingi Kapolsek Permata Iptu Taufik Kurniawan bersama Bhabinkamtibmas Polsek Permata, memastikan penyaluran bantuan berjalan aman dan tepat sasaran.
Bantuan Khusus dari Kapolri dan Ketua Umum Bhayangkari
Kapolres Bener Meriah AKBP Aris Cai Dwi Susanto menegaskan bahwa bantuan sosial tersebut merupakan donasi langsung dari Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo dan Ketua Umum Bhayangkari Ny. Juliati Sigit Prabowo.
“Bantuan ini memang diprioritaskan untuk masyarakat terdampak banjir di lokasi-lokasi yang terisolir dan sulit dijangkau,” tegas Kapolres.
Apresiasi Pemerintah Kecamatan
Camat Permata, Wein Aglgus Ismahdar, S.STP, menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas kepedulian Polres Bener Meriah dan Bhayangkari yang datang langsung ke desa terdampak, bukan sekadar menunggu warga datang mengambil bantuan.
“Bantuan ini sangat berarti bagi masyarakat kami yang saat ini sangat membutuhkan sandang dan pangan. Semoga menjadi ladang amal ibadah untuk kita semua,” ujar Agus.
Negara Hadir di Medan Sulit
Aksi kemanusiaan ini menjadi bukti kehadiran negara di titik-titik terjauh dan tersulit, ketika bencana memutus akses dan harapan warga. Di tengah lumpur, jembatan darurat, dan medan berbahaya, Polri dan Bhayangkari memilih datang langsung, memastikan bantuan tidak berhenti di jalan. ( Red/RI)



Tidak ada komentar:
Posting Komentar