CNEWS | DUMAI — Bambang Prayetno kembali dipercaya memimpin Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Dumai untuk periode 2026–2029. Ia terpilih secara aklamasi dalam Konferensi Kota (Konferkot) PWI Dumai ke-X yang berlangsung dengan agenda utama pemilihan ketua dan konsolidasi organisasi.
Pelaksanaan Konferkot diikuti anggota PWI Dumai. Berdasarkan data panitia, organisasi tersebut memiliki 75 anggota, dengan 46 orang tercatat dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT). Sebanyak 39 anggota hadir secara langsung. Forum kemudian dinyatakan memenuhi kuorum untuk melaksanakan agenda organisasi dan menetapkan kepemimpinan periode berikutnya.
Terpilihnya kembali Bambang Prayetno secara aklamasi menjadi bentuk kepercayaan anggota terhadap kepemimpinannya untuk melanjutkan roda organisasi PWI Dumai selama tiga tahun mendatang.
Usai ditetapkan sebagai ketua terpilih, Bambang menyampaikan rasa syukur dan apresiasi kepada seluruh anggota yang kembali memberikan kepercayaan kepadanya.
"Ini merupakan amanah dan kepercayaan yang kedua kalinya diberikan kepada saya. Terima kasih kepada seluruh anggota yang telah memberikan kepercayaan ini. Tentu amanah tersebut akan saya jalankan dengan penuh tanggung jawab," ungkap Bambang.
Ia menegaskan, kepengurusan periode 2026–2029 akan melanjutkan visi dan misi yang telah dibangun sebelumnya, sekaligus melakukan pembenahan terhadap berbagai aspek organisasi yang dinilai masih perlu ditingkatkan.
Menurut Bambang, konsolidasi internal, peningkatan kapasitas, serta profesionalisme wartawan menjadi prioritas penting. PWI Dumai diharapkan tetap menjadi rumah bersama bagi insan pers, dengan menjunjung tinggi Kode Etik Jurnalistik, independensi, dan solidaritas antaranggota.
Ketua PWI Riau Titip Tiga Pesan
Sementara itu, Ketua PWI Provinsi Riau, Raja Isyam Azwar, menyampaikan apresiasi atas perjalanan dan dinamika organisasi PWI Dumai. Ia berharap kepengurusan yang baru mampu menjaga soliditas internal sekaligus mempertahankan kehormatan dan marwah organisasi.
Dalam arahannya, Raja Isyam menitipkan tiga pesan penting kepada kepengurusan terpilih, yakni menjaga marwah organisasi, menjalankan kepemimpinan sebagai amanah, serta membangun organisasi wartawan yang profesional dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Pesan tersebut menjadi pengingat bahwa PWI bukan sekadar wadah berhimpun, melainkan organisasi profesi yang memiliki tanggung jawab dalam menjaga kualitas pers dan kepercayaan publik.
Pemko Dumai Harapkan PWI Jadi Mitra Kritis dan Konstruktif
Wakil Wali Kota Dumai, Sugiyarto, dalam kesempatan yang sama menegaskan pentingnya keberadaan PWI sebagai mitra strategis pemerintah daerah dalam mendukung pembangunan.
Menurutnya, Pemerintah Kota Dumai membutuhkan peran insan pers, tidak hanya dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat, tetapi juga memberikan masukan, kritik, serta pandangan konstruktif terhadap kebijakan pemerintah.
Sugiyarto juga secara resmi membuka Konferkot PWI Dumai ke-X sebagai momentum regenerasi, evaluasi, dan penguatan organisasi kewartawanan di Kota Dumai.
Terpilihnya kembali Bambang Prayetno diharapkan menjadi awal penguatan PWI Dumai menuju organisasi yang semakin solid, independen, profesional, dan berintegritas.
Di tengah tantangan dunia jurnalistik yang terus berkembang, kepengurusan baru dituntut membuktikan bahwa kepercayaan anggota melalui pemilihan aklamasi bukan sekadar legitimasi kepemimpinan, melainkan tanggung jawab untuk menjaga kehormatan profesi wartawan dan memperjuangkan kepentingan publik. ( Ira)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar