CNEWS | MEDAN — PT Pegadaian Kantor Wilayah I Medan menggelar Talk Show Giat Financial Mandiri dan Penyuluhan Antikorupsi (PAKSI) melalui kolaborasi Pegadaian Peduli bersama Kompasiana di Lounge Pegadaian, Digital Library Universitas Negeri Medan (Unimed), Kamis (22/10/2026).
Kegiatan yang dimulai pukul 10.00 WIB tersebut menjadi bagian dari upaya meningkatkan pemahaman masyarakat dan insan perusahaan mengenai pentingnya pengelolaan keuangan yang sehat, kemandirian finansial, serta penguatan integritas dan budaya antikorupsi di lingkungan kerja.
Tiga narasumber hadir dalam kegiatan tersebut, yakni Yovi Sukandar, Kepala Divisi Pengawasan Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi, dan Pelindungan Konsumen OJK Sumatera Utara; Irma Pratiwi, Business to Business Senior Pegadaian Area Medan 1; serta Donald Estefanussia Kiroh, Penyuluh Antikorupsi (PAKSI) sekaligus Compliance Senior Officer (CSO) PT Pegadaian Kanwil I Medan.
Literasi Keuangan sebagai Fondasi Kemandirian
Dalam pembahasan literasi keuangan, peserta memperoleh pemahaman mengenai cara mengelola pendapatan secara bijak, menyusun perencanaan keuangan, mengendalikan pengeluaran, serta membangun kebiasaan finansial yang sehat dan berkelanjutan.
Literasi keuangan dinilai penting agar setiap individu mampu mengambil keputusan keuangan secara rasional, memahami risiko, serta menyesuaikan kebutuhan dengan kemampuan ekonomi. Pemahaman tersebut juga diharapkan dapat mendorong masyarakat agar semakin cermat dalam memanfaatkan produk dan layanan jasa keuangan.
Melalui edukasi ini, Pegadaian Kanwil I Medan mendorong tumbuhnya kesadaran bahwa kemandirian finansial tidak hanya berkaitan dengan besarnya penghasilan, tetapi juga dengan kedisiplinan, perencanaan, dan tanggung jawab dalam mengelola keuangan.
Penyuluhan Antikorupsi: Integritas Tidak Cukup Hanya dengan Slogan
Selain literasi keuangan, kegiatan ini memberikan perhatian pada pencegahan korupsi, kolusi, nepotisme (KKN), serta praktik kecurangan atau fraud yang dapat merusak kepercayaan dan tata kelola organisasi.
Peserta mendapatkan pemahaman mengenai pentingnya mematuhi standar operasional prosedur (SOP), memperkuat pengendalian internal, menjaga transparansi, serta memanfaatkan saluran pelaporan resmi apabila menemukan dugaan pelanggaran.
Penyuluhan tersebut menegaskan bahwa upaya membangun budaya antikorupsi harus diwujudkan melalui tindakan nyata. Nilai kejujuran, tanggung jawab, disiplin, transparansi, dan akuntabilitas perlu diterapkan secara konsisten, baik dalam pelaksanaan tugas maupun kehidupan sehari-hari.
Dalam konteks tata kelola perusahaan, pencegahan korupsi juga membutuhkan komitmen bersama, sistem pengawasan yang berjalan efektif, serta kepatuhan terhadap ketentuan yang berlaku. Edukasi menjadi salah satu langkah penting untuk meningkatkan kesadaran sekaligus memperkuat tanggung jawab setiap individu dalam mencegah penyimpangan.
Perkuat Tata Kelola dan Kepercayaan Publik
Melalui kegiatan Talk Show Giat Financial Mandiri dan PAKSI, Pegadaian Kanwil I Medan berharap dapat membentuk insan perusahaan yang mandiri secara finansial, profesional, dan berintegritas.
Kegiatan tersebut sekaligus mendukung penerapan prinsip Good Corporate Governance (GCG) atau tata kelola perusahaan yang baik, yang mencakup transparansi, akuntabilitas, tanggung jawab, independensi, serta kewajaran.
Bagi perusahaan yang bergerak di sektor jasa keuangan, kepercayaan masyarakat merupakan modal penting yang harus dijaga melalui pelayanan profesional, kepatuhan terhadap regulasi, perlindungan konsumen, dan komitmen terhadap integritas.
Karena itu, keberhasilan edukasi literasi keuangan dan antikorupsi tidak semestinya berhenti pada kegiatan seremonial. Dampaknya perlu tercermin dalam perilaku kerja, kualitas pelayanan, efektivitas pengawasan, dan konsistensi penerapan aturan di lingkungan perusahaan.
CNEWS menilai, penguatan literasi keuangan yang berjalan seiring dengan pendidikan antikorupsi merupakan langkah strategis dalam membangun ekosistem jasa keuangan yang sehat dan terpercaya. Konsistensi dalam pelaksanaannya menjadi faktor penting untuk menjaga akuntabilitas perusahaan sekaligus mempertahankan kepercayaan publik.
(Anto Juntak)
CNEWS Bersama Rakyat Menggali Informasi , Mengawal Transparansi dan Integritas.


Tidak ada komentar:
Posting Komentar