CNEWS | MOROWALI, SULAWESI TENGAH — Upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di kawasan industri Kecamatan Bahodopi, Kabupaten Morowali, terus diperkuat. Polres Morowali bersama Polsek Bahodopi, BNN Kabupaten Morowali, dan Subdenpom XXIII/1-4 Morowali menggelar patroli gabungan dalam rangka Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD), Sabtu malam (24/10/2026) hingga Minggu dini hari (25/10/2026).
Patroli yang berlangsung pukul 23.00 hingga 03.00 WITA tersebut dipimpin langsung Kapolres Morowali, AKBP Reza Khomeini, S.I.K. Petugas menyasar sejumlah penginapan di Kecamatan Bahodopi yang dinilai perlu mendapat pengawasan guna mengantisipasi potensi penyalahgunaan narkotika dan gangguan ketertiban umum.
Dalam kegiatan itu, petugas menemukan lima pasangan yang bukan pasangan suami istri berada di dalam kamar salah satu penginapan. Kelima pasangan tersebut kemudian dibawa ke Mako Polsek Bahodopi untuk pendataan dan pemeriksaan lebih lanjut.
Kapolres Morowali menjelaskan bahwa patroli gabungan tersebut tidak semata-mata menyasar dugaan peredaran dan penyalahgunaan narkotika, tetapi juga menjadi bagian dari langkah preventif untuk mengantisipasi aktivitas yang berpotensi mengganggu keamanan masyarakat.
“Patroli gabungan ini tidak hanya menyasar peredaran narkotika, tetapi juga sebagai langkah pengawasan terhadap aktivitas masyarakat yang berpotensi menimbulkan gangguan kamtibmas,” ujar AKBP Reza Khomeini.
KAWASAN INDUSTRI JANGAN LENGAH, PENGAWASAN HARUS KONSISTEN
Bahodopi merupakan kawasan dengan mobilitas masyarakat yang tinggi. Karena itu, upaya menjaga keamanan tidak cukup hanya melalui patroli sesaat atau operasi insidental. Pengawasan yang konsisten, koordinasi lintas instansi, serta partisipasi masyarakat dan pelaku usaha menjadi bagian penting dalam mencegah gangguan kamtibmas.
CNEWS menilai, patroli gabungan patut diapresiasi sebagai langkah pencegahan. Namun, efektivitas kegiatan semacam ini juga perlu diukur melalui tindak lanjut yang jelas, terutama dalam penanganan dugaan penyalahgunaan narkotika, pengawasan tempat usaha, serta pencegahan tindak pidana di lingkungan penginapan.
Penindakan harus tetap berdasarkan hukum dan bukti yang cukup. Temuan lima pasangan yang bukan suami istri tidak dengan sendirinya membuktikan adanya tindak pidana. Pemeriksaan harus dilakukan secara profesional, menghormati hak setiap orang, dan tidak mengabaikan asas praduga tak bersalah.
KAPOLRES INGATKAN PEMILIK PENGINAPAN
Kapolres menegaskan bahwa patroli serupa akan terus dilakukan secara berkelanjutan bersama instansi terkait untuk menjaga situasi keamanan tetap aman, tertib, dan kondusif.
Ia juga mengimbau masyarakat agar berperan aktif menjaga ketertiban serta mematuhi ketentuan hukum yang berlaku. Pemilik penginapan diminta meningkatkan pengawasan dan tidak memberikan ruang bagi penggunaan maupun peredaran narkotika di tempat usahanya.
“Melalui patroli ini kami ingin memastikan situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif. Kami mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga ketertiban dan mematuhi norma yang berlaku,” tegasnya.
CNEWS: JANGAN BERHENTI PADA PATROLI SEREMONIAL
Kehadiran aparat di lapangan merupakan langkah penting, tetapi komitmen menjaga keamanan harus dibuktikan melalui tindakan yang konsisten dan terukur. Pengawasan terhadap penginapan, pencegahan narkotika, serta penanganan setiap dugaan pelanggaran perlu dilaksanakan secara profesional, transparan, dan sesuai ketentuan hukum.
Publik mendorong Polres Morowali bersama instansi terkait agar terus memperkuat patroli preventif dan melakukan evaluasi berkala terhadap titik-titik yang berpotensi menimbulkan gangguan keamanan.
Pesan tegasnya: keamanan kawasan industri adalah tanggung jawab bersama. Penegakan hukum harus berjalan tanpa tebang pilih, tetapi juga tidak boleh mengorbankan hak warga atau menghakimi seseorang hanya berdasarkan temuan awal. ( RAN)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar