-->

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan HUT Kemerdekaan RI

Iklan HUT Kemerdekaan

TIGA ASN DINAS PERTANIAN JAYAWIJAYA TEWAS DITEMBAK, KEPALA REGIONAL CNEWS PAPUA KUTUK KERAS: MEREKA BERTUGAS UNTUK RAKYAT, BUKAN UNTUK DIBUNUH

Jumat, 11 September 2026 | Jumat, September 11, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-09-11T06:43:55Z


CNEWS | PAPUA PEGUNUNGAN — Kabar tewasnya tiga Aparatur Sipil Negara (ASN) Dinas Pertanian Kabupaten Jayawijaya dalam aksi penembakan yang diduga dilakukan kelompok kriminal bersenjata (KKB) menuai kecaman keras dari Kepala Regional CNEWS Papua, Yerry Basri Mak, SH., MH.


Yerry mengecam keras tindakan kekerasan tersebut. Menurutnya, apabila benar ketiga korban menjadi sasaran penembakan ketika sedang menjalankan tugas pelayanan dan penyuluhan pertanian kepada masyarakat, maka peristiwa tersebut merupakan tindakan yang sangat tidak manusiawi dan tidak dapat dibenarkan dengan alasan apa pun.


“Saya sangat mengutuk keras dan mengecam tindakan pembunuhan terhadap tiga ASN Dinas Pertanian Kabupaten Jayawijaya. Mereka menjalankan tugas untuk masyarakat, memberikan penyuluhan dan pelayanan di bidang pertanian. Mereka bukan sedang melakukan kejahatan,” tegas Yerry kepada media.


Menurut Yerry, informasi yang diterimanya menyebutkan ketiga ASN tersebut diduga diserang ketika dalam perjalanan pulang setelah menyelesaikan kegiatan penyuluhan pertanian bagi masyarakat.


Mereka diduga dihadang oleh kelompok bersenjata dan kemudian menjadi korban penembakan hingga meninggal dunia.


Yerry menilai tindakan tersebut sangat biadab apabila benar dilakukan terhadap aparatur negara yang tengah menjalankan tugas pelayanan publik.


“Mereka salah apa? Mereka datang ke masyarakat untuk bekerja dan menjalankan tugas negara. Kalau benar mereka ditembak ketika pulang setelah melaksanakan kegiatan untuk masyarakat, ini merupakan tindakan yang sangat keji dan tidak berperikemanusiaan,” ujarnya.


DESAK APARAT KEJAR DAN TANGKAP PELAKU


Yerry mendesak aparat keamanan, khususnya TNI dan Polri, untuk melakukan penyelidikan serta pengejaran secara serius terhadap pihak-pihak yang bertanggung jawab atas kematian ketiga ASN tersebut.


Ia meminta proses hukum dilakukan secara profesional berdasarkan bukti dan hasil penyelidikan, serta para pelaku yang terbukti terlibat ditangkap dan diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku.


“Saya meminta TNI dan Polri segera mengusut tuntas kasus ini. Kejar pelakunya, tangkap dan proses secara hukum siapa pun yang terbukti bertanggung jawab. Jangan sampai kasus seperti ini kembali terjadi dan masyarakat sipil terus menjadi korban,” tegasnya.


Yerry juga meminta pemerintah dan aparat keamanan memberikan perhatian serius terhadap keamanan para ASN, tenaga kesehatan, tenaga pendidikan, penyuluh pertanian, serta masyarakat sipil lainnya yang menjalankan aktivitas pelayanan publik di wilayah Papua Pegunungan.


Menurutnya, keamanan masyarakat dan perlindungan terhadap pekerja pelayanan publik merupakan tanggung jawab negara yang harus dijamin.


“Jangan biarkan kekerasan menjadi sesuatu yang dianggap biasa. Negara harus hadir. Masyarakat Papua berhak mendapatkan rasa aman, dan para ASN yang bekerja melayani rakyat juga harus mendapatkan perlindungan,” pungkas Yerry.


CNEWS menegaskan, setiap informasi mengenai identitas pelaku, motif, kronologi, dan kelompok yang bertanggung jawab atas penembakan tersebut harus didasarkan pada keterangan resmi aparat berwenang dan hasil penyelidikan. (Tim)


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

×
Berita Terbaru Update