-->

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan HUT Kemerdekaan RI

Iklan HUT Kemerdekaan

Razia Gabungan Rutan Dumai Bersama APH: Deteksi Dini Diperketat, Tes Urine Warga Binaan Digelar

Sabtu, 19 September 2026 | Sabtu, September 19, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-09-19T11:39:00Z


CNEWS | DUMAI — Upaya memperkuat keamanan dan ketertiban di lingkungan pemasyarakatan terus dilakukan Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Dumai. Pada Sabtu (19/9/2026), Rutan Dumai menggelar razia gabungan dan tes urine dengan melibatkan sejumlah Aparat Penegak Hukum (APH).


Kegiatan tersebut dipimpin langsung Kepala Rutan Kelas IIB Dumai, Enang Iskandi, bersama jajaran petugas Rutan Dumai. Operasi turut melibatkan personel BNN Kota Dumai, Kodim 0320/Dumai, dan Polres Dumai.


Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya deteksi dini dan pencegahan gangguan keamanan dan ketertiban, terutama terhadap potensi penyalahgunaan maupun peredaran narkotika di dalam lingkungan Rutan.


Dalam razia, petugas melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah kamar hunian dan area yang menjadi sasaran pemeriksaan. Penggeledahan dilakukan secara teliti untuk memastikan tidak terdapat barang terlarang ataupun benda yang berpotensi mengganggu keamanan serta ketertiban.


Tidak hanya penggeledahan, petugas juga melaksanakan tes urine terhadap warga binaan. Pemeriksaan tersebut dilakukan sebagai langkah preventif sekaligus bagian dari upaya memastikan lingkungan pemasyarakatan tetap berada dalam pengawasan dan terbebas dari penyalahgunaan narkotika.


Kepala Rutan: Sinergi APH Harus Terus Diperkuat


Kepala Rutan Kelas IIB Dumai, Enang Iskandi, menegaskan bahwa razia dan tes urine merupakan bagian dari komitmen Rutan Dumai dalam membangun lingkungan pemasyarakatan yang aman, tertib dan bebas dari narkoba.


“Kegiatan ini merupakan langkah deteksi dini sekaligus bentuk komitmen kami dalam menjaga keamanan dan ketertiban di Rutan Dumai. Sinergi dengan APH akan terus diperkuat sebagai upaya pencegahan terhadap berbagai potensi gangguan keamanan,” ujar Enang.


Menurutnya, kolaborasi lintas institusi menjadi bagian penting dalam memperkuat pengawasan dan mencegah munculnya potensi gangguan keamanan di lingkungan Rutan.


Sementara itu, Kepala BNN Kota Dumai, Ignasius Agus Nugraha, menyampaikan bahwa kegiatan bersama tersebut menjadi bagian dari penguatan upaya pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan serta peredaran gelap narkotika, khususnya di wilayah Kota Dumai.


Keterlibatan BNN, TNI, Polri dan jajaran pemasyarakatan dalam satu kegiatan menunjukkan pentingnya sinergi lintas aparat dalam melakukan pencegahan dan deteksi dini terhadap potensi gangguan keamanan.


Razia gabungan tersebut sekaligus menjadi pengingat bahwa pengawasan lingkungan pemasyarakatan membutuhkan langkah yang konsisten, terukur dan berkelanjutan. Deteksi dini tidak hanya dilakukan ketika muncul persoalan, tetapi harus menjadi bagian dari sistem pengamanan untuk mencegah gangguan sebelum berkembang menjadi masalah yang lebih besar ( Ira).



Tidak ada komentar:

Posting Komentar

×
Berita Terbaru Update