-->

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan Paskah

Iklan Paskah

WAKIL BUPATI PELALAWAN TEMUI MENTERI KOPERASI RI

Senin, 22 Juni 2026 | Senin, Juni 22, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-06-22T04:12:07Z


Dorong UMKM Lokal Tembus Pasar Nasional dan Internasional


CNEWS | JAKARTA – Pemerintah Kabupaten Pelalawan terus memperkuat langkah strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah melalui pengembangan sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Komitmen tersebut ditunjukkan langsung oleh Wakil Bupati Pelalawan, H. Husni Tamrin, SH, yang melakukan koordinasi dan konsultasi dengan Menteri Koperasi Republik Indonesia, Ferry Joko Juliantono, di Kantor Kementerian Koperasi RI, Jakarta Selatan, Senin (22/6/2026).


Pertemuan yang berlangsung dalam suasana hangat dan produktif itu menjadi momentum penting bagi Pemerintah Kabupaten Pelalawan dalam membangun sinergi dengan pemerintah pusat guna memperluas akses pasar bagi produk-produk unggulan daerah yang memiliki potensi besar untuk bersaing di tingkat nasional maupun internasional.


Dalam pertemuan tersebut, Wakil Bupati Husni Tamrin memperkenalkan sejumlah produk khas Pelalawan yang selama ini menjadi identitas budaya sekaligus kekuatan ekonomi masyarakat. Produk unggulan tersebut antara lain Batik Bono, Batik Seikijang, serta berbagai produk kuliner khas Pelalawan yang memiliki nilai budaya, keunikan, dan daya saing tinggi.


Menurut Husni Tamrin, sektor UMKM merupakan tulang punggung perekonomian daerah yang berperan penting dalam menciptakan lapangan kerja, meningkatkan pendapatan masyarakat, serta memperkuat ketahanan ekonomi nasional.


"Kami hadir untuk memperkuat komunikasi dan membangun kolaborasi dengan Kementerian Koperasi RI. Pelalawan memiliki banyak produk unggulan yang berkualitas dan sarat nilai budaya. Kami berharap dukungan pemerintah pusat dapat membuka akses pasar yang lebih luas sehingga produk-produk lokal mampu menembus pasar nasional bahkan internasional," ujar Husni Tamrin.


Ia menegaskan bahwa Batik Bono dan Batik Seikijang bukan sekadar produk ekonomi, melainkan representasi warisan budaya Kabupaten Pelalawan yang perlu terus dipromosikan kepada masyarakat Indonesia dan dunia.


Selain membahas pengembangan produk unggulan, pertemuan tersebut juga menyoroti berbagai strategi penguatan ekosistem UMKM, mulai dari peningkatan kualitas produk, penguatan manajemen usaha, akses pembiayaan, transformasi digital, hingga perluasan jaringan pemasaran berbasis teknologi.


Pemerintah Kabupaten Pelalawan, lanjut Husni Tamrin, berkomitmen penuh untuk terus mendampingi para pelaku UMKM agar mampu meningkatkan kapasitas usaha dan bersaing dalam era ekonomi global yang semakin kompetitif.


"Kami ingin UMKM Pelalawan naik kelas dan menjadi kekuatan ekonomi yang mampu bersaing di berbagai pasar. Ketika produk lokal berhasil menembus pasar nasional dan internasional, maka manfaatnya akan dirasakan langsung oleh masyarakat melalui peningkatan pendapatan, penciptaan lapangan kerja, dan pertumbuhan ekonomi daerah yang berkelanjutan," tegasnya.


Pertemuan dengan Menteri Koperasi RI juga membuka peluang kerja sama yang lebih luas antara Pemerintah Kabupaten Pelalawan dan pemerintah pusat dalam rangka memperkuat sektor koperasi dan UMKM sebagai pilar utama pembangunan ekonomi kerakyatan.


Langkah proaktif yang dilakukan Wakil Bupati Husni Tamrin ini mendapat apresiasi karena menunjukkan keseriusan Pemerintah Kabupaten Pelalawan dalam memperjuangkan kepentingan pelaku usaha lokal agar mampu berkembang dan memiliki daya saing global.


Dengan dukungan kebijakan yang tepat, kolaborasi lintas sektor, serta penguatan kapasitas pelaku usaha, produk-produk unggulan Pelalawan diharapkan tidak hanya menjadi kebanggaan masyarakat Riau, tetapi juga mampu tampil sebagai representasi ekonomi kreatif Indonesia di pasar internasional.


Ke depan, sinergi antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat diharapkan semakin memperkuat posisi Kabupaten Pelalawan sebagai salah satu daerah yang berhasil mengembangkan UMKM berbasis budaya, inovasi, dan potensi lokal menuju pasar dunia.

(Syd/CN)


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

×
Berita Terbaru Update