CNEWS | Batu Bara, Sumatera Utara — Misteri hilangnya seorang nelayan di perairan pesisir Kabupaten Batu Bara akhirnya mulai terkuak. Setelah beberapa hari dilakukan pencarian oleh tim SAR gabungan dan nelayan setempat, sesosok mayat pria ditemukan mengapung di perairan Selat Malaka, sekitar lima mil dari kawasan Pelabuhan Kuala Tanjung, Senin (9/3/2026) siang.
Jasad tersebut diduga kuat merupakan Nazaruddin (38), nelayan asal Kelurahan Pangkalan Dodek, Kecamatan Medang Deras, yang sebelumnya dilaporkan hilang saat mencari kepah di perairan Kuala Pagurawan
Mayat Ditemukan Mengapung di Selat Malaka
Penemuan jasad bermula ketika sejumlah nelayan yang melintas di perairan Selat Malaka melihat benda mencurigakan mengapung di laut. Setelah didekati, mereka memastikan benda tersebut adalah tubuh manusia.
Koordinator Lapangan Tim Reaksi Cepat BPBD Batu Bara, Eka Rahman, membenarkan laporan penemuan tersebut.
Menurutnya, jasad pertama kali ditemukan sekitar pukul 15.10 WIB oleh nelayan yang sedang melaut.
“Benar, tadi siang ditemukan di perairan sekitar Kuala Tanjung. Saat ini tim SAR gabungan masih melakukan proses penjemputan untuk membawa jasad ke darat,” ujarnya.
Tim gabungan yang terdiri dari BPBD, kepolisian, dan nelayan setempat langsung bergerak menuju titik koordinat penemuan untuk melakukan evakuasi.
Diduga Nazaruddin yang Hilang Saat Mencari Kepah
Kabar penemuan jasad tersebut dengan cepat sampai ke keluarga korban di Medang Deras. Sejumlah kerabat dan tetangga mulai berkumpul di rumah keluarga sambil menunggu kepastian identitas korban.
Seorang tetangga korban, Ernani, mengatakan keluarga telah menerima informasi awal bahwa jasad yang ditemukan diduga adalah Nazaruddin.
“Informasinya sudah ditemukan di sekitar Kuala Tanjung. Sekarang keluarga dan tetangga sudah berkumpul di rumah adiknya menunggu jasad dibawa pulang,” katanya.
Polisi Masih Menunggu Proses Identifikasi
Sementara itu, Kanit Markas Polairud Batu Bara, Ipda Hendrico Kaban, mengatakan pihaknya belum dapat memastikan identitas jasad tersebut sebelum proses evakuasi dan identifikasi dilakukan.
Menurutnya, anggota SAR gabungan masih berada di lokasi penemuan.
“Personel masih di lapangan menjemput mayat tersebut. Nantinya akan dibawa ke dermaga Polairud Pagurawan. Untuk identitas korban masih menunggu proses pemeriksaan lebih lanjut,” jelasnya.
Hilang Saat Mencari Kepah
Sebelumnya, Nazaruddin dilaporkan hilang setelah pergi melaut mencari kepah, sejenis kerang yang banyak ditemukan di kawasan pesisir berlumpur perairan Kuala Pagurawan.
Sejak laporan hilangnya korban diterima, tim SAR gabungan bersama nelayan melakukan pencarian intensif di sepanjang pesisir hingga perairan terbuka Selat Malaka.
Tragedi ini kembali menyoroti tingginya risiko keselamatan nelayan tradisional di perairan Selat Malaka, terutama ketika melaut seorang diri tanpa perlengkapan keselamatan memadai.
Jika proses identifikasi memastikan jasad tersebut adalah Nazaruddin, maka pencarian yang berlangsung beberapa hari terakhir resmi berakhir dengan duka bagi keluarga korban.
( Tim)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar