Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan Prabowo

Iklan Prabowo

HEBOH ..! Diduga Jus Basi Dibagikan ke Anak Sekolah di Sergai, Publik Desak Evaluasi Total Program MBG

Rabu, 04 Maret 2026 | Rabu, Maret 04, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-03-03T22:54:28Z


CNEWS | Dolok MasihulSERDANG BEDAGAI, SUMATERA UTARA — Dugaan pembagian minuman jus berbau dan basi kepada anak-anak sekolah dalam program MBG di Kecamatan Dolok Masihul, Kabupaten Serdang Bedagai, Sumatera Utara, kembali mengundang keprihatinan publik. Perbincangan para orang tua di media sosial memicu sorotan luas dan menuntut klarifikasi resmi dari pihak penyelenggara.



Informasi awal mencuat dari unggahan akun Facebook Erika Aulia II pada Selasa, 3 Maret 2026, sekitar enam jam sebelum isu ini meluas. Dalam statusnya ia menulis:



“Kami sangat bersyukur atas apa yang dikasih pemerintah. Tapi ini aku gak tau jus apaaa. Jusnyaaa basii. MBG hari ini.”


Unggahan tersebut disertai foto sebotol minuman berwarna merah dalam kemasan plastik transparan. Dalam kolom komentar, sejumlah warganet mengaku mencium aroma tidak sedap dari minuman serupa, bahkan menyebut rasanya tidak segar dan diduga telah basi.


Beberapa komentar menyebutkan minuman tersebut diterima anak-anak tingkat balita hingga sekolah dasar. Ada pula yang mengaku menahan diri untuk tidak memberikannya kepada anak sebelum memastikan kelayakannya.



Dugaan Kelalaian Distribusi


Jika dugaan ini terbukti, maka persoalan ini bukan sekadar keluhan biasa, melainkan menyangkut standar keamanan pangan dan keselamatan anak-anak. Minuman yang telah terfermentasi atau terkontaminasi berisiko menyebabkan gangguan pencernaan, mual, muntah, hingga keracunan makanan.


Sejauh berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak penyelenggara MBG di Dolok Masihul maupun dari instansi terkait di Kabupaten Serdang Bedagai.


Desakan Transparansi dan Audit Menyeluruh

Kasus ini memicu desakan publik agar dilakukan:

Pemeriksaan laboratorium terhadap sampel minuman.

Audit rantai distribusi dan penyimpanan.

Evaluasi mitra penyedia makanan dan minuman.

Pengawasan ketat oleh dinas terkait.


Program bantuan gizi untuk anak seharusnya menjadi solusi peningkatan kualitas kesehatan, bukan justru memunculkan risiko baru akibat dugaan kelalaian pengelolaan.


CNEWS Lakukan Penelusuran


Tim investigasi CNEWS tengah menelusuri:

Titik distribusi MBG di Kecamatan Dolok Masihul.

Identitas pihak penyedia atau vendor minuman.

Prosedur penyimpanan sebelum dibagikan ke sekolah.

Kemungkinan adanya laporan serupa di wilayah lain.


Apabila ditemukan fakta adanya kelalaian atau pelanggaran standar keamanan pangan, maka pemerintah daerah dan instansi berwenang wajib mengambil tindakan tegas, termasuk sanksi administratif hingga pidana bila diperlukan.


Kepentingan Anak Harus Jadi Prioritas


Anak-anak adalah kelompok rentan yang tidak bisa menjadi korban kesalahan distribusi pangan. Setiap program bantuan publik wajib menjamin kualitas, keamanan, dan akuntabilitas.


CNEWS akan terus menelusuri, mengawal dan memperbarui informasi terkait dugaan pembagian jus basi dalam program MBG ini hingga ada klarifikasi resmi dan kepastian fakta di lapangan. ( Tim) 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

×
Berita Terbaru Update