CNEWS | Deli Serdang, Sumatera Utara —
Di tengah bulan suci Ramadhan, praktik judi dadu putar kembali mencoreng wajah Kecamatan Patumbak, Kabupaten Deli Serdang. Aktivitas perjudian itu diduga beroperasi 24 jam tanpa henti di sebuah lapak milik Pak Kulit, yang berlokasi di pinggir Jalan Besar Patumbak menuju Talun Kenas.
Lapak tersebut disebut-sebut dikelola oleh seorang wanita bernama Onces, yang diduga merupakan istri dari Pak Kulit. Ironisnya, meski kegiatan ini telah berlangsung lama dan menjadi perbincangan hangat warga, aparat kepolisian Polsek Patumbak justru terkesan tutup mata.
“Judi dadu putar ini sudah lama beroperasi, tapi belum ada tindakan dari kepolisian. Warga sudah sangat resah, apalagi ini bulan puasa,” ujar seorang warga setempat, P. Beru Tarigan, kepada awak media.
Warga mengaku keberadaan lapak judi tersebut sangat mencolok karena berada di lokasi strategis dan mudah dijangkau masyarakat. Aktivitas keluar-masuk pemain bahkan disebut berlangsung hingga dini hari.
Tim awak media yang mencoba melakukan konfirmasi ke Mapolsek Patumbak pada Rabu (4/3) diterima oleh petugas jaga. Namun, saat dikonfirmasi, Kapolsek Patumbak dan Kanit Reskrim dilaporkan tidak berada di tempat.
Masyarakat berharap Polrestabes Medan dan Polda Sumatera Utara segera turun tangan untuk menertibkan dan menutup lokasi judi tersebut, yang dinilai telah mencoreng nilai-nilai moral, terutama di bulan penuh berkah ini.
Hingga berita ini diterbitkan, tim redaksi masih berupaya menghubungi pihak Polsek Patumbak untuk mendapatkan keterangan resmi terkait dugaan pembiaran aktivitas perjudian yang meresahkan warga tersebut. ( tim CN)


Tidak ada komentar:
Posting Komentar