CNews, Arab Saudi, 18 Januari 2026 — Bendera Merah Putih akhirnya berkibar dengan penuh kebanggaan di ajang balap paling ekstrem di dunia. Dua pereli Indonesia, Julian Johan dan Semi Zaki, menorehkan sejarah monumental dengan sukses menuntaskan Rally Dakar 2026 yang digelar di Arab Saudi pada 3 hingga 17 Januari 2026.
Prestasi luar biasa diraih Julian Johan, atau akrab disapa JJ, yang tidak hanya berhasil finis, namun melampaui ekspektasi banyak pecinta motorsport Tanah Air. JJ mencatat peringkat kelima di kelas overall, juara ketiga di kelas klasik, serta juara pertama di kategori iconic class. Capaian gemilang ini mengukuhkan dirinya sebagai pereli Indonesia tersukses sepanjang sejarah Rally Dakar.
Sementara itu, rekan senegaranya Semi Zaki, yang juga menjabat sebagai Ketua Land Rover Club Indonesia, menorehkan prestasi tak kalah membanggakan. Semi berhasil menempati posisi ketiga di kelasnya dan peringkat ketujuh secara keseluruhan, sekaligus menjadi orang Indonesia kedua yang berhasil menuntaskan Rally Dakar — salah satu ajang balap paling keras dan menantang di dunia dengan jarak total mencapai 8.000 kilometer melintasi gurun pasir dan bebatuan Arab Saudi.
Perjalanan Panjang Menuju Mimpi
Dalam wawancara eksklusif, Julian Johan mengungkapkan bahwa keberhasilannya menuntaskan Rally Dakar adalah puncak dari mimpi panjang yang telah ia kejar bertahun-tahun.
“Perjalanannya terasa panjang karena kejuaraan Rally Dakar ini adalah impian saya, bahkan juga bagi banyak orang di dunia balap. Butuh keberanian, persiapan matang, dan keyakinan untuk akhirnya bisa berada di level tertinggi ini,” ujar JJ.
Ia menambahkan, impian tersebut mulai diwujudkan sejak awal tahun 2025 ketika dirinya memutuskan untuk mendaftar dan mempersiapkan segala aspek — mulai dari finansial, fisik, hingga mental.
“Saya sadar, ikut Dakar bukan cuma soal biaya, tapi juga soal keberanian. Ada momen di mana kita harus nekat untuk mendaftar dulu, baru kemudian memastikan semuanya siap. Karena di Dakar, hanya yang berani yang bisa bertahan,” tambahnya.
Makna Sejarah bagi Indonesia
Indonesia terakhir kali berpartisipasi di Rally Dakar lebih dari 15 tahun lalu. Kembalinya pereli Indonesia kali ini menjadi momentum penting bagi kebangkitan dunia motorsport nasional.
“Bagi saya pribadi, ini adalah once in a lifetime experience. Tapi yang lebih penting, saya berharap momen ini bisa menjadi energi baru bagi dunia otomotif Indonesia. Semoga menjadi inspirasi untuk generasi muda agar berani mengejar mimpinya,” tutur JJ.
Menaklukkan Balapan Paling Brutal di Dunia
Rally Dakar dikenal sebagai balapan paling brutal di planet ini, dengan kondisi ekstrem yang menguji ketahanan manusia dan mesin. Dalam dua minggu, para peserta harus menempuh ribuan kilometer di bawah suhu yang bisa mencapai 50 derajat Celcius, melewati medan pasir, bebatuan, hingga rute pegunungan.
“Balapan ini tidak hanya soal kecepatan, tapi juga soal ketahanan. Kami harus bertarung selama 14 hari non-stop, melewati berbagai medan sulit dan kondisi cuaca ekstrem. Tantangan terbesarnya justru menjaga fokus dan konsistensi sampai garis finis,” jelas JJ.
Langkah Selanjutnya: Kembali ke Dakar
Meski telah menorehkan sejarah, Julian Johan belum ingin berhenti sampai di sini. Ia mengaku masih memiliki ambisi untuk kembali berlaga di Rally Dakar tahun depan dengan target yang lebih tinggi.
“Target berikutnya tentu kembali ke Dakar, tapi dengan hasil yang lebih baik. Mungkin mencoba kelas yang lebih menantang atau meningkatkan posisi di klasemen umum,” ungkapnya optimistis.
Pesan untuk Generasi Muda Indonesia
Menutup wawancara, JJ berpesan kepada generasi muda agar tak takut bermimpi besar dan terus berjuang untuk meraihnya.
“Apapun olahraga atau balapan yang kita geluti, kalau kita punya dedikasi, fokus, dan kerja keras, pasti ada jalannya. Saya bisa sampai ke Dakar, artinya anak muda Indonesia lain juga bisa mencapai puncak di bidangnya masing-masing,” pungkasnya.
Inspirasi dari Gurun Pasir Arab Saudi
Prestasi Julian Johan dan Semi Zaki bukan hanya tentang kemenangan di atas roda, tetapi juga tentang semangat pantang menyerah dan nasionalisme yang membara. Di bawah terik matahari gurun dan ribuan kilometer medan berat, mereka membuktikan bahwa bendera Merah Putih mampu berkibar sejajar dengan negara-negara besar di ajang Rally Dakar — simbol tekad, keberanian, dan kebanggaan bangsa Indonesia di kancah dunia. (APL/Red)








Tidak ada komentar:
Posting Komentar