CNews, PAPUA — Cuaca ekstrem, akses terbatas, serta medan berat khas wilayah perbatasan Papua tidak menyurutkan semangat prajurit Batalyon Infanteri 121/Macan Kumbang (Yonif 121/MK) dalam memaknai Hari Raya Natal. Di tengah tugas Operasi Pengamanan Perbatasan (Pamtas) RI–Papua Nugini, prajurit TNI ini tetap menghadirkan perayaan Natal yang sarat nilai kemanusiaan dan kebersamaan bersama masyarakat setempat.
Perayaan Natal digelar secara sederhana namun penuh makna, dengan memaksimalkan sarana dan prasarana yang tersedia di daerah penugasan. Momen kebersamaan diwujudkan melalui ibadah Natal, kegiatan sosial, serta pembagian bingkisan kepada anak-anak dan warga kampung, yang disambut antusias dan penuh kehangatan.
Kehadiran prajurit Yonif 121/MK di tengah masyarakat perbatasan tidak hanya menjadi simbol kehadiran negara, tetapi juga memperkuat ikatan emosional dan kepercayaan rakyat terhadap TNI. Senyum anak-anak dan suasana penuh kekeluargaan menjadi bukti bahwa pendekatan humanis tetap menjadi bagian tak terpisahkan dari pelaksanaan tugas militer di wilayah rawan dan terpencil.
Komandan Yonif 121/MK menegaskan bahwa keterbatasan cuaca, medan, dan fasilitas bukan alasan untuk mengendurkan pengabdian. Menurutnya, menjaga kedaulatan negara harus sejalan dengan membangun hubungan sosial yang harmonis dan berkelanjutan dengan masyarakat perbatasan.
“Natal adalah momentum memperkuat iman, menumbuhkan kepedulian, dan mempererat persaudaraan. Di tengah tugas operasi perbatasan, kami berkomitmen untuk tetap hadir, melayani, dan berbagi kebahagiaan bersama masyarakat,” tegasnya.
Kegiatan Natal ini sekaligus menegaskan peran strategis TNI sebagai garda terdepan pertahanan negara yang tidak hanya fokus pada aspek keamanan, tetapi juga aktif menjalankan misi sosial dan kemanusiaan, khususnya di wilayah dengan keterbatasan infrastruktur dan kondisi geografis ekstrem.
Dengan semangat Natal, Yonif 121/Macan Kumbang terus melaksanakan tugas pengamanan perbatasan RI–PNG secara profesional, humanis, dan penuh dedikasi, demi terwujudnya stabilitas keamanan, kedamaian, serta persatuan yang kokoh antara TNI dan rakyat di garis terdepan NKRI.
(SyharudiN)




Tidak ada komentar:
Posting Komentar