CNEWS | Pekanbaru, Riau – Komitmen terhadap pembangunan masyarakat berkelanjutan terus diperkuat oleh PT Inti Indosawit Subur (PT IIS), unit bisnis dari Asian Agri, melalui serangkaian program Corporate Social Responsibility (CSR) yang menjangkau berbagai lapisan masyarakat di Provinsi Riau sepanjang semester pertama tahun 2026.
Berbagai program sosial yang dijalankan perusahaan mencakup bantuan bagi masyarakat terdampak bencana, penyaluran kebutuhan pokok menjelang hari besar keagamaan, bazar minyak goreng murah, dukungan bagi rumah ibadah, hingga program peningkatan kapasitas pendidikan bagi guru dan kepala sekolah.
Langkah tersebut menjadi bagian dari komitmen perusahaan untuk menghadirkan program yang tidak hanya bersifat responsif terhadap kebutuhan mendesak masyarakat, tetapi juga berorientasi pada pembangunan kualitas hidup jangka panjang.
Senior Manager Sustainability Operations & CSR Asian Agri, Putu Grhyate Yonata Aksa, menegaskan bahwa setiap program CSR yang dijalankan perusahaan lahir dari kebutuhan riil masyarakat di sekitar wilayah operasional.
"Kami percaya bahwa program CSR yang berdampak adalah program yang dibangun berdasarkan kebutuhan masyarakat. Karena itu, dukungan yang kami berikan tidak hanya berfokus pada bantuan sesaat, tetapi juga pada upaya memperkuat kualitas hidup masyarakat secara berkelanjutan, mulai dari pendidikan hingga pengembangan komunitas. Hal ini sejalan dengan prinsip 5C Asian Agri, khususnya Good for Community," ujar Putu.
Salurkan Ratusan Paket Bantuan Sosial
Dalam enam bulan pertama tahun 2026, PT IIS menyalurkan sedikitnya 550 paket bantuan kebutuhan pokok kepada masyarakat dhuafa di wilayah operasional perusahaan di Riau. Bantuan tersebut didistribusikan melalui pemerintah desa kepada masyarakat di:
Desa Bukit Agung
Desa Tanjung Selamat
Desa Kampung Padang
Selain itu, perusahaan kembali menggelar program bazar minyak goreng yang memungkinkan masyarakat memperoleh minyak goreng berkualitas dengan harga lebih terjangkau di tengah fluktuasi harga kebutuhan pokok.
Dukung Rumah Ibadah dan Fasilitas Umum
Sebagai bentuk kepedulian terhadap kehidupan sosial dan keagamaan masyarakat, PT IIS juga menyalurkan bantuan perlengkapan kebersihan bagi sejumlah rumah ibadah di sekitar wilayah operasional, salah satunya di Gereja GPdI Desa Bukit Agung.
Bantuan tersebut diharapkan dapat menciptakan lingkungan ibadah yang bersih, sehat, dan nyaman bagi masyarakat.
Investasi Jangka Panjang Melalui Pendidikan
Tak hanya fokus pada bantuan sosial, PT IIS juga berinvestasi pada pembangunan sumber daya manusia melalui penyelenggaraan Pelatihan Peningkatan Literasi dan Numerasi bagi tenaga pendidik di SDN 010 Silikuan Hulu.
Pelatihan tersebut melibatkan tiga sekolah di sekitar area operasional perusahaan dan dibagi dalam dua kelompok pembelajaran:
Kelompok pertama diikuti oleh 16 guru sekolah dasar dengan fokus penguatan metode pembelajaran di kelas.
Kelompok kedua berupa pelatihan Manajemen Berbasis Sekolah yang diikuti tiga kepala sekolah dan tiga guru senior guna memperkuat tata kelola pendidikan.
Program ini menjadi bagian dari upaya perusahaan mendorong peningkatan kualitas pendidikan di daerah pedesaan dan memperkuat kapasitas tenaga pendidik sebagai fondasi pembangunan generasi masa depan.
Komitmen pada Keberlanjutan Global
Didirikan pada tahun 1979, Asian Agri saat ini mengelola lebih dari 100.000 hektare perkebunan kelapa sawit dan mempekerjakan lebih dari 20.000 tenaga kerja di Indonesia.
Perusahaan juga bermitra dengan sekitar 30.000 petani plasma di Riau dan Jambi yang secara kolektif mengelola sekitar 60.000 hektare perkebunan kelapa sawit, sekaligus mendorong peningkatan kesejahteraan petani melalui program pendampingan dan penguatan ekonomi masyarakat.
Dalam praktik operasionalnya, Asian Agri menerapkan kebijakan tanpa pembakaran (zero burning policy) serta mengedepankan prinsip keberlanjutan yang telah memperoleh sertifikasi internasional, antara lain:
Roundtable on Sustainable Palm Oil (RSPO)
International Sustainability & Carbon Certification (ISCC)
Melalui berbagai inisiatif tersebut, PT Inti Indosawit Subur menegaskan bahwa keberlanjutan perusahaan tidak hanya diukur dari keberhasilan operasional bisnis, tetapi juga dari sejauh mana perusahaan mampu menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat dan berkontribusi terhadap pembangunan daerah, nasional, dan agenda pembangunan berkelanjutan dunia. ( Syahruddin CN)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar