CNEWS| Serdang Bedagai, Sumatera Utara — Tragedi kecelakaan lalu lintas kembali mengguncang wilayah Kabupaten Serdang Bedagai. Sebuah mobil minibus jenis Toyota Avanza berwarna putih dengan nomor polisi BK 1269 ZI mengalami kecelakaan tunggal hingga terbalik dan masuk ke dalam parit, mengakibatkan dua orang penumpangnya meninggal dunia di tempat kejadian.
Peristiwa nahas tersebut terjadi pada Rabu (6/5/2026) sekitar pukul 10.00 WIB di Jalan Lintas Belidaan Sei Rampah–Dolok Masihul, tepatnya di kawasan Belidaan, Desa Cempedak Lobang, Kecamatan Sei Rampah.
KRONOLOGI: MOBIL OLENG, TERBALIK, LALU TERCEBUR KE PARIT
Berdasarkan informasi yang dihimpun di lokasi kejadian, kendaraan yang dikemudikan oleh Muhammad Wahyudi Rangkuti (36), warga Kampung Padang, Kelurahan Pekan Dolok Masihul, melaju dari arah Dolok Masihul menuju Sei Rampah.
Namun secara tiba-tiba, mobil diduga kehilangan kendali dan oleng ke arah kanan. Dalam hitungan detik, kendaraan tersebut terbalik dan langsung tercebur ke dalam parit di pinggir jalan.
Benturan keras serta posisi kendaraan yang terbalik menyebabkan kedua korban terjebak di dalam kabin.
Korban kedua diketahui adalah Desi Br Rangkuti, warga Kampung Mangga, Desa Kota Tengah, Kecamatan Dolok Masihul. Keduanya dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian akibat luka berat yang dialami.
EVAKUASI DRAMATIS: KORBAN TERJEPIT DALAM KENDARAAN
Warga sekitar yang menyaksikan kejadian langsung berupaya memberikan pertolongan. Proses evakuasi berlangsung dramatis karena kedua korban dalam kondisi terjepit di dalam kendaraan yang ringsek.
Tak lama berselang, tim kebersihan Pemerintah Kabupaten Serdang Bedagai yang dikenal sebagai “Pasukan Merah” turut turun ke lokasi untuk membantu proses evakuasi bersama warga.
Upaya penyelamatan dilakukan secara manual sebelum akhirnya kedua korban berhasil dikeluarkan dari dalam kendaraan.
DITANGANI POLISI: PENYEBAB MASIH DALAM PENYELIDIKAN
Setelah berhasil dievakuasi, kedua korban langsung dibawa ke RSUD Sultan Sulaiman untuk penanganan lebih lanjut.
Sekitar pukul 11.00 WIB, personel Polsek Sei Rampah bersama Sat Lantas Polres Serdang Bedagai telah berada di lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).
Kasat Lantas Polres Sergai, G. W. Silitonga, saat dikonfirmasi membenarkan insiden tersebut. Ia menyatakan bahwa kecelakaan tersebut merupakan kecelakaan tunggal dan hingga saat ini penyebab pastinya masih dalam proses penyelidikan.
“Benar, kedua korban telah dievakuasi ke rumah sakit. Untuk penyebab kecelakaan masih kami dalami,” ujarnya.
DUKA MENYELIMUTI: JENAZAH DISEMAYAMKAN DAN DIMAKAMKAN HARI INI
Usai proses di rumah sakit, jenazah kedua korban langsung diserahkan kepada pihak keluarga untuk disemayamkan.
Informasi yang diperoleh, jenazah dishalatkan di dua lokasi berbeda, yakni di Masjid Kampung Mangga dan Masjid Kampung Padang, sesuai domisili masing-masing korban.
Keduanya kemudian dimakamkan pada Rabu sore sekitar pukul 16.00 WIB, setelah pelaksanaan salat Ashar, dalam suasana duka mendalam yang menyelimuti keluarga dan warga sekitar.
IMBAUAN KERAS: KESELAMATAN BERKENDARA JADI TARUHAN NYAWA
Peristiwa ini kembali menjadi pengingat keras akan pentingnya keselamatan dalam berkendara, khususnya di jalur lintas yang rawan kecelakaan.Pihak kepolisian mengimbau seluruh pengguna jalan untuk meningkatkan kewaspadaan, menjaga kecepatan, serta memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan layak jalan guna menghindari kejadian serupa.
CATATAN REDAKSI: SATU DETIK LENGAH, NYAWA MELAYANG
Kecelakaan tunggal yang merenggut dua nyawa ini menjadi refleksi pahit bahwa faktor kelalaian, kondisi jalan, hingga teknis kendaraan dapat menjadi kombinasi fatal di jalan raya.
Ketika infrastruktur belum sepenuhnya aman dan kesadaran berlalu lintas masih rendah, maka potensi tragedi akan terus mengintai.
CNEWS akan terus memantau perkembangan penyelidikan kasus ini. (Red/Tim)










Tidak ada komentar:
Posting Komentar