Bupati Darma Wijaya Tegaskan Budaya Lokal Harus Jadi Benteng Generasi Muda di Tengah Arus Globalisasi
CNEWS, SERDANG BEDAGAI — Semangat budaya dan kreativitas generasi muda membakar semarak pembukaan Festival Bumi Serampang Dua Belas di Kecamatan Perbaungan, Kabupaten Serdang Bedagai, Sumatera Utara. Ribuan masyarakat memadati jalur pawai drumband yang berlangsung meriah dan penuh antusiasme.
Bupati Serdang Bedagai Darma Wijaya menegaskan festival budaya tidak boleh dipandang sekadar hiburan seremonial, tetapi harus menjadi ruang strategis untuk menjaga identitas daerah, memperkuat persatuan masyarakat, serta membangun kecintaan generasi muda terhadap seni dan budaya lokal.
“Festival Bumi Serampang Dua Belas bukan hanya perayaan budaya, tetapi simbol kekuatan kebersamaan masyarakat Serdang Bedagai dalam menjaga warisan leluhur di tengah derasnya arus globalisasi,” tegas Darma Wijaya saat menghadiri pembukaan festival di Perbaungan.
Pawai drumband yang melibatkan pelajar, komunitas seni, dan berbagai elemen masyarakat berlangsung meriah dengan menampilkan atraksi kreatif, disiplin, dan kekompakan peserta. Sorak dukungan masyarakat menggema sepanjang jalur festival, menjadikan suasana Perbaungan dipenuhi semangat budaya dan persatuan.
Bupati Darma Wijaya juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta, panitia, dan masyarakat yang dinilai berhasil menunjukkan wajah Kabupaten Serdang Bedagai sebagai daerah yang tetap kokoh menjaga nilai adat dan budaya Melayu di tengah perkembangan zaman modern.
Menurutnya, pelestarian budaya lokal menjadi sangat penting di era digital dan pengaruh budaya global yang terus berkembang cepat. Karena itu, pemerintah daerah berkomitmen menjadikan festival budaya sebagai agenda strategis untuk memperkuat karakter generasi muda.
“Budaya lokal harus tetap hidup, berkembang, dan diwariskan kepada generasi mendatang. Inilah jati diri Tanah Bertuah Negeri Beradat yang harus terus kita jaga bersama,” ujarnya.
Festival Bumi Serampang Dua Belas juga dinilai menjadi momentum penting memperkenalkan kekayaan budaya Serdang Bedagai ke tingkat nasional bahkan internasional melalui seni pertunjukan, kreativitas pelajar, dan partisipasi masyarakat.
Pengamat budaya menilai kegiatan seperti ini memiliki dampak besar dalam memperkuat identitas daerah sekaligus mendorong sektor pariwisata budaya dan ekonomi kreatif lokal.
Di tengah tantangan modernisasi dan perubahan sosial global, Kabupaten Serdang Bedagai dinilai berhasil menunjukkan bahwa pembangunan daerah tidak hanya soal infrastruktur dan ekonomi, tetapi juga menjaga akar budaya sebagai fondasi peradaban masyarakat. ( MZ. Bambang)




Tidak ada komentar:
Posting Komentar