Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan Prabowo

Iklan Prabowo

Waspada! Terduga Penipu Bermodus Kerja Sama Bisnis Gentayangan di Mangga Dua Square

Selasa, 30 Desember 2025 | Selasa, Desember 30, 2025 WIB | 0 Views Last Updated 2025-12-30T11:38:31Z




CNews, Jakarta — Kawasan pusat perbelanjaan Mangga Dua Square, Jakarta Utara, kembali tercoreng oleh mencuatnya dugaan praktik penipuan dan penggelapan uang bermodus kerja sama bisnis. Sejumlah korban mengaku dirugikan oleh seorang perempuan berinisial EA, diketahui bernama Eva Arafiah (38), kelahiran Cianjur, yang disebut-sebut aktif beraktivitas di area Mangga Dua Square.


Informasi yang dihimpun redaksi dari beberapa korban dan saksi menyebutkan, modus yang digunakan relatif seragam: EA menawarkan kerja sama usaha dengan iming-iming bagi hasil menggiurkan, kemudian meminta korban mentransfer sejumlah uang sebagai modal. Namun setelah dana diterima, keuntungan tak pernah terealisasi, bahkan uang modal pun tak kembali.


Lebih jauh, sejumlah korban mengaku kehilangan kontak dengan EA usai melakukan transfer. Nomor telepon tidak aktif, pesan tak dibalas, dan keberadaan yang bersangkutan sulit dilacak. Pola ini memunculkan dugaan kuat adanya unsur kesengajaan untuk menghindari pertanggungjawaban.


Korban Berjatuhan, Kerugian Puluhan Juta Rupiah


Seorang saksi bernama Rere, yang mengaku pernah bekerja bersama terduga pelaku, menyebutkan bahwa jumlah korban tidak sedikit, bahkan berasal dari internal lingkungan Mangga Dua Square.


“Ada pegawai bagian maintenance juga yang jadi korban. Kerugiannya sekitar Rp30 juta. Polanya sama, dijanjikan kerja sama usaha, tapi setelah uang masuk, yang bersangkutan menghilang,” ujar Rere kepada redaksi, Jumat (26/12/2025).


Tak hanya rekan kerja dan pengunjung, lingkaran terdekat terduga pelaku pun ikut menjadi korban. Seorang perempuan bernama Elsa, yang disebut memiliki hubungan pertemanan dengan EA, dilaporkan mengalami kerugian sekitar Rp13 juta, hingga kini belum ada pengembalian.


Fakta ini memperlihatkan bahwa dugaan praktik penipuan tersebut tidak pandang bulu, bahkan menyasar orang-orang yang memiliki kedekatan personal.


Pola Pindah-Pindah dan Dugaan Menghindari Jejak


Berdasarkan keterangan sejumlah sumber, EA diketahui berjualan tas dan produk fashion wanita, namun kerap berpindah-pindah lokasi usaha. Pola ini dinilai sejumlah korban sebagai upaya untuk menghindari pelacakan dan tanggung jawab setelah dana korban diterima.


Terduga pelaku disebut cukup dikenal di lingkungan Mangga Dua Square, sehingga kepercayaan korban terbangun bukan secara instan, melainkan melalui interaksi berulang.


Identitas Terduga Pelaku (Berdasarkan Keterangan Korban)

Nama: Eva Arafiah

Jenis kelamin: Perempuan

Tempat lahir: Cianjur

Usia: 38 tahun


Ciri fisik: Kulit putih, murah senyum, rambut hitam panjang lurus

Mengaku berdomisili di Kelurahan Mangga Dua Selatan, Kecamatan Sawah Besar, Jakarta Pusat

Aktivitas: Berjualan produk fashion wanita di area Mangga Dua Square


Redaksi menegaskan, penyebutan identitas ini berdasarkan keterangan para korban dan saksi, dan tidak dimaksudkan sebagai vonis, melainkan bagian dari upaya kehati-hatian publik.


Peringatan Keras bagi Masyarakat


Kasus ini menjadi alarm serius bagi masyarakat, khususnya pengunjung, pedagang, dan pekerja di kawasan Mangga Dua Square dan pusat perbelanjaan lainnya. Tawaran kerja sama bisnis dengan janji keuntungan besar wajib diverifikasi secara ketat, termasuk kejelasan legalitas usaha, perjanjian tertulis, serta rekam jejak pihak yang menawarkan.


Masyarakat yang merasa menjadi korban atau memiliki informasi tambahan diimbau segera melapor ke pihak kepolisian agar kasus ini dapat ditangani secara hukum dan tidak terus memakan korban baru.


Redaksi juga membuka ruang hak jawab dan klarifikasi dari pihak yang disebutkan dalam pemberitaan ini, sesuai prinsip jurnalistik dan Undang-Undang Pers.


Kasus dugaan penipuan ini bukan persoalan sepele, melainkan ancaman nyata terhadap keamanan finansial warga. Jika tidak segera ditindak, bukan mustahil jumlah korban akan terus bertambah.

(TIM/Red)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

×
Berita Terbaru Update