CNEWS | Sambas, Kalimantan Barat — Upaya memperkuat disiplin internal dan mencegah potensi pelanggaran di tubuh aparat teritorial kembali ditegaskan melalui jalur komando. Komandan Koramil (Danramil) 08/Paloh, Kapten Inf Aris Yudi Yana, memberikan penekanan langsung kepada seluruh personel dalam kegiatan Jam Komandan yang digelar di Markas Koramil 08/Paloh, Kecamatan Paloh, Kabupaten Sambas, Jumat (1/5/2026).
Kegiatan ini bukan sekadar rutinitas internal, melainkan bagian dari langkah preventif untuk menjaga profesionalisme prajurit di tengah meningkatnya sorotan publik terhadap integritas aparat negara, khususnya di wilayah-wilayah perbatasan dan teritorial.
Dalam arahannya, Kapten Aris menegaskan bahwa setiap prajurit TNI memiliki tanggung jawab moral dan institusional untuk menjaga sikap, perilaku, serta menjunjung tinggi nilai-nilai keprajuritan di tengah masyarakat.
“Sebagai aparat kewilayahan, kita bukan hanya menjalankan tugas, tetapi juga menjadi representasi negara di mata rakyat. Oleh karena itu, jaga nama baik satuan, hindari segala bentuk pelanggaran sekecil apa pun, dan laksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab,” tegasnya di hadapan anggota.
Penekanan tersebut dinilai relevan di tengah tantangan tugas teritorial yang semakin kompleks, di mana prajurit tidak hanya dituntut tangguh secara militer, tetapi juga adaptif dalam membangun komunikasi sosial dengan masyarakat sipil.
Kapten Aris juga mengingatkan bahwa pelanggaran, sekecil apa pun, dapat berdampak luas—tidak hanya terhadap individu pelaku, tetapi juga mencoreng citra institusi TNI secara keseluruhan. Karena itu, ia meminta seluruh anggota untuk selalu berpedoman pada aturan dan norma yang berlaku, baik dalam kedinasan maupun kehidupan sehari-hari.
Selain aspek disiplin, Danramil turut menyoroti pentingnya soliditas internal. Ia menekankan bahwa kekompakan antaranggota merupakan fondasi utama dalam menjaga stabilitas satuan dan efektivitas pelaksanaan tugas di lapangan.
“Soliditas dan loyalitas adalah kekuatan kita. Tanpa itu, tugas tidak akan berjalan optimal. Bangun komunikasi yang baik, saling mendukung, dan tingkatkan kepekaan terhadap situasi di wilayah binaan,” ujarnya.
Lebih jauh, ia mendorong seluruh prajurit untuk meningkatkan kepekaan teritorial, khususnya dalam membaca dinamika sosial yang berkembang di tengah masyarakat. Hal ini penting mengingat Koramil sebagai ujung tombak TNI AD di wilayah memiliki peran strategis dalam deteksi dini dan cegah dini terhadap potensi konflik.
Kegiatan Jam Komandan sendiri merupakan instrumen komunikasi langsung antara pimpinan dan anggota yang dinilai efektif dalam menyampaikan kebijakan, evaluasi kinerja, serta arahan strategis. Dalam forum ini, pimpinan tidak hanya memberikan instruksi, tetapi juga menyerap aspirasi serta kendala yang dihadapi anggota di lapangan.
Penguatan melalui pendekatan internal seperti ini menjadi bagian dari strategi pembinaan satuan yang berkelanjutan, sekaligus menjawab tuntutan publik terhadap aparat negara yang profesional, humanis, dan bebas dari pelanggaran.
Dengan penekanan yang konsisten dari jajaran komando, diharapkan seluruh personel Koramil 08/Paloh mampu menjaga integritas, meningkatkan kualitas kinerja, serta terus memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap institusi TNI sebagai garda terdepan dalam menjaga kedaulatan dan stabilitas wilayah. (Tim/ ANH)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar