-->

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan Paskah

Iklan Paskah

Tirtanadi Diterpa Isu Pengolahan Air Tidak Standar, Pejabat IPA Buka Data dan Bantah Dugaan Kelalaian

Minggu, 07 Juni 2026 | Minggu, Juni 07, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-06-07T06:34:04Z


CNEWS, MEDAN – Di tengah meningkatnya tuntutan publik terhadap kualitas layanan air bersih, Perumda Tirtanadi memberikan klarifikasi tegas terkait isu dugaan penggunaan bahan kimia tidak standar serta kondisi fasilitas pengolahan air yang sempat menjadi sorotan di sejumlah media dan ruang publik.


Kepala Instalasi Pengolahan Air (IPA) Delitua, Azanil Putra, menegaskan bahwa seluruh proses pengolahan air di unit yang dipimpinnya masih berjalan sesuai standar operasional dan ketentuan teknis yang berlaku. Ia membantah anggapan bahwa sistem pengolahan air di IPA Delitua mengalami gangguan yang dapat memengaruhi kualitas air yang diterima masyarakat.


"Setiap clarifier memiliki 16 sel tube settler dan seluruhnya masih berfungsi normal. Memang ada beberapa bagian yang memerlukan perawatan lebih intensif karena faktor usia operasional, namun tetap dapat digunakan dan terus dilakukan pemeliharaan secara berkelanjutan," ujar Azanil saat dikonfirmasi, Sabtu (6/6/2026).


Menurutnya, clarifier memiliki peran vital dalam menangkap flok dan partikel lumpur hasil proses koagulasi sebelum air memasuki tahapan berikutnya. Karena itu, kondisi peralatan tersebut terus dipantau agar tetap bekerja optimal.


Azanil menegaskan bahwa penggunaan bahan kimia dalam proses pengolahan air dilakukan sesuai prosedur teknis dan standar kesehatan yang berlaku. Ia menyebut kualitas air menjadi prioritas utama mengingat layanan IPA Delitua menjangkau ribuan pelanggan di berbagai wilayah Kota Medan dan Kabupaten Deli Serdang.


Dengan kapasitas produksi mencapai 1.400 liter per detik, IPA Delitua melayani sejumlah kawasan strategis, antara lain Cabang Delitua, Medan Kota, HM Yamin, Medan Denai, hingga Tuasan.


"Air bersih menyangkut kebutuhan dasar masyarakat. Tidak mungkin kami mempertaruhkan kualitas layanan dengan mengabaikan standar pengolahan yang telah ditetapkan," tegasnya.


IPA Sibolangit Pastikan Pengawasan Kualitas Air Dilakukan Ketat


Penegasan serupa disampaikan Kepala IPA Sibolangit, Subhandi. Ia menjelaskan bahwa seluruh sistem pengolahan air di instalasi yang dipimpinnya berjalan normal dan terus diawasi melalui pemeriksaan kualitas secara berkala

.

Menurut Subhandi, fasilitas aerasi atau sprinkler pada unit pengolahan masih berfungsi baik untuk membantu proses peningkatan kualitas air baku, termasuk menjaga kestabilan parameter kimia air sebelum didistribusikan kepada pelanggan.


Selain itu, jaringan pipa penyalur bahan kimia seperti soda ash dan kaporit juga menjadi bagian dari program pemeliharaan rutin yang dilakukan secara berkala.


"Kami melakukan pemeriksaan kualitas air menggunakan turbidity meter setiap satu jam sekali. Pengawasan dilakukan secara terus-menerus untuk memastikan air yang didistribusikan memenuhi standar kualitas yang ditetapkan," jelas Subhandi.


Ia memastikan bahwa setiap proses produksi air bersih dilakukan melalui tahapan pengendalian mutu yang ketat sebelum air dialirkan kepada masyarakat.


Transparansi dan Pengawasan Jadi Tuntutan Publik


Munculnya berbagai isu terkait kualitas pengolahan air menunjukkan tingginya perhatian masyarakat terhadap layanan publik yang menyangkut kebutuhan dasar. Pengamat tata kelola pelayanan publik menilai keterbukaan informasi menjadi faktor penting dalam menjaga kepercayaan pelanggan.


Di tengah berbagai tantangan pengelolaan infrastruktur yang terus bertambah usia, perusahaan daerah dituntut tidak hanya menjaga kualitas layanan, tetapi juga aktif menyampaikan kondisi fasilitas, program pemeliharaan, dan hasil pengujian kualitas air kepada masyarakat secara transparan.


Sebagai perusahaan penyedia layanan air minum, Perumda Tirtanadi memiliki tanggung jawab besar dalam memastikan setiap tetes air yang didistribusikan aman, layak konsumsi, dan memenuhi standar kesehatan.


Hingga saat ini, pihak pengelola IPA Delitua dan IPA Sibolangit menegaskan bahwa operasional pengolahan air tetap berjalan normal, fasilitas utama masih berfungsi, dan pengawasan kualitas dilakukan secara berkesinambungan demi menjaga kepercayaan masyarakat terhadap layanan air bersih. (Jib)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

×
Berita Terbaru Update